Keterbatasan, Takkan Patahkan Pensil Lukis

Keterbatasan, Takkan Patahkan Pensil Lukis

Keterbatasan, Takkan Pernah Patahkan Pensil Lukis

Goresan pensil dengan tegas menoreh jejak di selembar kertas. Membentuk pola, mengarsirnya, sesekali dia menghapusnya. Tatapan matanya yang tajam seolah-olah tidak terlepas dari coretan pensilnya yang sedang asyik bergoyang. Berkali-kali iya cocokkan kembali dengan gambar asli dari smartphone yang ia pegang. Senyumnya yang tipis terkadang mengartikan kebanggaan tersendiri dari hasil karya yang ia buat. 

Bagi sebagian orang, keterbatasan adalah hambatan untuk berkarya menggapai mimipi, namun tidak dengan sesosok pemuda paruh baya ini. Priyo Siswoyo atau biasa disapa Mas Priyo adalah pemuda difabel yang berusaha keras mewujudkan mimipinya dengan sebatang pensil. Keterbatasan fisik yang ia alami mampu melawan rasa keputusasaan hidup dengan kreativitas dan motivasi. Dari hobinya yang suka menggambar sejak sekolah dulu,  ia wujudkan dengan menjadi seniman lukis.

Semua berawal dari kejadian pahit yang menimpa dirinya pada usia 24 tahun. Pria yang berasal dari Wonogiri ini, harus rela kehilangan separuh fungsi organ tubuhnya akibat kecelakaan kerja.  Kejadian yang terjadi pada tahun 2000 itu membuat ia harus dirawat di tiga rumah sakit yang berbeda. Hingga pada akhirnya ia ditetapkan menderita paraplegia yaitu hilangnya kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh bagian bawah.

Setelah kembalinya ke kampung halaman, ia merasa dirinya terisolasi dengan keadaan karena tidak ada teman yang senasib dengan dirinya. Hal ini juga membuat pria yang memiliki hobi bermain bulu tangkis ini sempat jatuh harapan dan putus asa. Akhirnya ia memutuskan untuk bergabung dengan yayasan para penyandang disabilitas Rehabilitasi Centrum (RC) Prof. Dr. Soeharso, Solo. Selama setahun lamanya ia berusaha untuk belajar dan mendalami berbagai keahlian seperti kerajinan tangan, olahraga dan lain sebagainya.

Berbekal keterampilan yang telah diajarkan, ia kembali lagi pulang ke rumah. Namun kondisi lingkungan tidak membuatnya semakin membaik. Ia kembali pergi untuk hijrah ke Jakarta dan tinggal di sebuah Yayasan Budi Bakti Bina Daksa yang berlokasi di jl. Pondok bambu, Jakarta. Disana ia merasa nyaman karena memiliki banyak teman yang senasib dengannya. Tidak hanya itu berbagai fasilitas yang tersedia juga sangat mendukung untuk mengasah eksistensinya. “Lebih nyaman disini mas” begitulah tuturnya sambil menyeruput kopi hitam bersama saya di sekitaran asramanya. 

Pensil Lukis Jadi Teman Baiknya

Setiap pagi disaat kita masih terlelap dalam tidur, ia bangun dan mempergunakan waktunya untuk melukis dengan pensil ajaibnya. Sebatang pensil yang mampu menyulap kertas kosong menjadi sebuah lukisan yang sangat indah dan mempesona. “Biasa mas tiap pagi saya ngelukis dulu sebelum beraktifitas, abis orderan lumayan banyak sih” begitulah ujarnya.

Wow! saya semakin kagum dengan sesosok inspirator seperti mas priyo, membuat mata hati saya semakin terbuka dan mulai dalam hati mengintropeksi diri. Saya yang memiliki fisik lengkap dan sempurna terkadang masih suka mengeluh dengan keadaan, masih suka bermalas-malasan, dan tak peduli dengan lingkungan sekitar, sementara mas priyo yang dengan keterbatasan masih saja sempat-sempatnya memberikan secercah senyuman dengan karya yang ia berikan.

Karyanya ternyata tidak semata-mata merupakan pelarian kesedihan, tetapi lebih memberikan arti kebahagiaan bagi setiap orang yang pernah menggunakan jasanya. Sebuah karya yang tidak hanya indah di pandang tapi juga mengalir derasnya semangat dan motivasi hidup dari seorang yang memiliki keterbatasan fisik. Namun baginya keterbatasan bukanlah hambatan untuk terus berkarya.

Kini karya lukisnya terus membuat dirinya semakin positif dan energik dalam menghadapi kenyataan hidup. Raut wajahnya tak pernah menunjukan kegelisahan dan kesedihan, yang ada hanyalah senyuman penuh kebahagiaan. Baginya ini semua adalah sebuah anugrah yang Sang Pencipta telah berikan. Rasa syukur terus ia panjatkan seiring waktu dengan menjalankan segala ketetapan yang Allah hadirkan. Kini pensil lukis menjadi teman baiknya di setiap waktu dan di setiap hari.

Dari Pensil Lukis Wujudkan Mimpinya

Pertemuan pertama kali dengan seseorang yang hanya saya kenal lewat watermark karyanya ternyata menyisakan semangat yang menggebu-gebu bagi diri saya. Tak sedikit pun rasa menyesal singgah di hati, ketika hujan mulai menghalangi perjalanan saya. Terbiasa dengan cerita orang yang membosankan, namun kali ini tidak dengan wejangan mas priyo. Semua seakan anugrah bagi saya bisa bertemu dengan sesosok panutan yang memiliki semangat yang begitu besar.

“Mari mas ke kamar saya, nanti saya tunjukkan beberapa karya dan sedikit penghargaan saya.” begitulah santun tutur katanya sambil menuntun saya menuju kamar tempat tidurnya. Dibawalah saya ke dalam sebuah ruangan yang terdiri dari lima tempat tidur dengan lemari kayu yang menjadi tempat pakaian sekaligus sekat tempat tidurnya. Suasana ruangan benar-benar seperti di asrama, saling berbagi tempat, teringat dulu masa-masa di karantina.

Dari jauh saya melihat lukisan yang saya tahu itu adalah lukisan mas priyo, sedikit menebak kalau itu adalah kamarnya dan ternyata benar. Ditunjukkannya meja lukis yang baru ia modifikasi dengan tambahan besi segitiga agar lebih nyaman dalam melukis, beberapa hasil karyanya dari yang setengah jadi hingga yang telah menjadi satu kesatuan diperlihatkannya satu persatu. Sesekali saya numpang narsis bersama hasil karyanya yang menakjubkan seperti sungguhan.

Tidak hanya itu saja yang membuat saya merasa bangga bisa mengenal Mas Priyo. Jari telunjuknya mengarah kesebuah benda yang mengisyaratkan kalau saya harus melihat benda yang satu itu. Ya, itu adalah beberapa deretan penghargaan yang diberikan kepada Mas Priyo. Dalam hati saya hanya bisa bergumam “hebat luar biasa”, memang keterbatasan fisik memanglah bukan suatu hambatan untuk Mas Priyo mencetak prestasi. Disisi lain yang saya kenal sebagai pelukis ternyata banyak hal yang ia bisa lakukan. Bahkan tak jarang ia menorehkan prestasinya dari berbagai kejuaraan tingkat nasional.

Prestasi terakhirnya mungkin bisa dibilang yang paling membanggakan, karena Mas Priyo menjadi salah satu bagian dari olahragawan yang berlaga pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun lalu. Dan lagi-lagi ia mampu menyabet medali perunggu pada atlit cabang bowling. Tentu tidak hanya melukis yang bisa dilakukan dalam keterbatasan, tetapi banyak hal yang telah dibuktikannya. Sungguh prestasi yang luar biasa dan mampu menginspirasi banyak orang.

Dibalik Pensil Lukis Tersimpan Inspirasi

Kesuksesan yang telah hadir di depan mata tentu bukan semata-mata tanpa dukungan dan dorongan untuk berubah menjadi lebih baik. Sesosok Mas Priyo tentu memiliki keluarga dan para sahabatnya yang selalu mendukungnya di setiap waktu. Lingkungan yang mendukung segala bentuk aktivitasnya juga merupakan salah satu terbentuknya bakat yang ia tuai selama ini.

Dengan semangat yang terus membara didukung dengan pengarahan dari Yayasan Bina Bakti yang telah menjadi bagian dari binaan Astra juga merupakan salah satu bentuk dukungan positif terhadap para difabel. Jiwa seni yang terbentuk juga merupakan penyuluhan dari binaan Astra Disability Connection Program (ADCP) yang selama ini telah menuntunya dalam berbagai pelatihan melukis. Tentu hal ini menjadi pintu terbukanya bakat penerusnya dalam berkarya pada bidang seni lukis yang selama ini menjadi kelebihannya.

“Saya bisa melukis juga karena bimbingan dari binaan Astra yang selama ini memberikan berbagai pelatihan melukis seperti ini” begitulah ujarnya. Menjadi hal yang bermanfaat saat dirinya termasuk salah satu difabel yang mengikuti ADCP, dia diberikan pelatihan basic mentality, sertifikasi, pembinaan seni, bantuan sarana usaha serta pemasaran hasil produk.

Bahkan Mas Priyo mengaku ingin sekali menemui pak Presiden dan menyerahkan karya lukis berwajah Pak Jokowi bersama istrinya jika ada kesempatan. Sejak lama menantikan hal ini hingga akhirnya melalui kegiatan Pameran Kerajinan Nusantara Kriyanusa 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, akhirnya Mas Priyo di pertemukan dengan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.

Wajahnya terlihat sumringah karena bukan hanya bisa bertatap muka langsung, dirinya gembira karena dapat menyerahkan hasil karyanya langsung kepada sang Presiden. Mimpi pun menjadi kenyataan, Mas Priyo yang telah mengikuti program ADCP selama tiga tahun semakin mahir melukis, lukisannya pun semakin nyata dan memiliki nilai jual cukup tinggi. Tidak heran, jika sketsa wajah Pak Jokowi sangat mirip dengan aslinya.

Dengan ini tentunya Astra akan lebih fokus lagi pada pembinaan UKM termasuk dalam pilar Astra Untuk Indonesia Kreatif, CSR Astra. Sejak digagas tahun 1980, Astra telah membina lebih dari 10.000 UMKM dengan jumlah masyarakat penerima program sebanyak 97.641, juga kegiatan ADCP yang telah membina empat panti dan 267 penerima program di DKI Jakarta,

Sehingga, sejalan dengan visi Astra, yang diharapkannya dapat meningkatkan kualitas dan mampu menjadi media pembelajaran bagi pelaku industri kerajinan, baik dari bidang kreativitas, teknologi dan manajemen, khususnya bagi Indonesia.

Harapanya semua bisa terinspirasi dengan adanya cerita pengalaman dari perjalanan inspirasi seperti Mas Priyo ini. Dan semoga Astra selalu menjadi panutan dalam membangun Negeri.

Always Pray and Tetap Semangat!….

Let’s Share to Your Friend !

Cinta Rupiah yang Tak Hanya Sebatas Koin dan Kertas #CintaRupiah

Cinta Rupiah yang Tak Hanya Sebatas Koin dan Kertas #CintaRupiah

Cinta Rupiah yang Tak Hanya Sebatas Koin dan Kertas

[layerslider id="47"]

Bang beli bakso bang …

Berapa dek?

Satu porsinya berapa bang ?

Satu porsi Rp. 10.000,- dek

Yaudah beli satu porsi aja bang!

(Pas Bayar) Dikasihlah uang kertas $1 USD

Kembalinya ambil aja bang!

Abang Tukang Baksonya Melongo

eh dek..dek… Gak laku dek uang kayak begini! ….

Sore itu terlintaslah sebuah ide dalam benak saya untuk melakukan eksperimen sosial, ya tentu saja ini menyangkut rupiah kita. Hal ini saya lakukan untuk mengetahui eksistensi dan kepedulian mereka terhadap rupiah, mata uang negara kita. Rendahnya nilai estetika kita terhadap rupa rupiah juga semakin merajalela. Kusam, dekil, lecek, kotor bahkan kumel menjadi kata yang sebenarnya tak pantas untuk selembar kertas yang penuh nilai itu. Tentunya hal ini merupakan bentuk dukungan saya karena telah terinspirasi dari sebuah Gerakan Cinta Rupiah (GCR) yang belakangan ini sedang digencarkan oleh Bank Indonesia  selaku lembaga yang bertugas mengatur keuangan negara dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Percobaan pertama saya lakukan di tempat keramaian ruang terpadu ramah lingkungan. Di hari libur sekolah tentu banyak sekali anak-anak dan remaja bermain bersama keluarga di sana. Saya mulai bereksperiman dengan cara meminjam uang mereka kemudian saya tukar dengan uang yang tidak layak dan mencoba untuk meremas-remas dan membasahinya dengan air. Diantara mereka ada yang hanya diam saja dan ada juga yang mencoba untuk menghalanginya. Ada yang bertanya “maksudnya apa mas?” dan ada juga yang hanya berkomentar bahwa saya tidak waras. Di sisi lain saya kagum juga dengan bapak satu ini yang sedang menemani anaknya bermain. Dikeluarkanlah uang dari dompetnya, rapi dan bersih. Uang lama tapi serasa baru, dan akhirnya saya hanya bertanya “kok uangnya gak lecek pak?” lalu bapak itu menjawab,

“ya namanya juga uang mas harus di rawat!”

Lanjut eksperimen ke dua, yaitu dengan menukarkan $ 1 USD dengan uang Rp. 10.000,-  (Sepuluh Ribu Rupiah). Saya mencoba untuk menawarkan dollar yang bernilai Rp. 13.500,- kepada setiap orang yang saya temui dengan harga hanya Rp. 10.000,- dan “mereka semua menolak uang dollar alias tidak menginginkannya”. Tak lepas dari ke isengan ini tentunya saya juga memberikan penyuluhan terhadap gerakan cinta rupiah dan foto bersama dengan mereka.

Dan eksperimen terakhir, mulailah saya dengan memanggil pedagang bakso keliling yang biasa melintas di depan rumah kami. Setelah memastikan harga semangkuk bakso, saya pun langsung memesan satu porsi. Bapaknya yang sedang meracik bumbu ke dalam mangkuk, saya mulai mengajukan beberapa pertanyaan hingga suasana semakin akrab. Selang beberapa menit saya kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil uang pembayaran. Sengaja saya menggunakan uang dollar yang telah lama menjadi pajangan -hanya sekedar simpanan karena sisa travelling- di dompet saya. Saya kemudian memberikan uangnya,

“Gak laku dek uang kayak begini!

Ini di Indonesia dek bukan di luar negeri, kalo bisa pake rupiah aja lah”

Sedikit senyum dengan wajah polosnya, begitulah tanggapan bapak penjual bakso yang akrab disapa dengan pak’de Banjar. Saya mencoba membujuknya dengan berdalil bahwa dollar lebih tinggi nilainya terhadap rupiah dan menunjukkan tempat yang tidak jauh dari rumah untuk bisa menukarkannya dengan rupiah. Tetapi dengan yakin bapak penjual bakso menolak uang dollar tersebut. Tentu jika dipikir-pikir bapak tersebut akan untung atas harga semangkok bakso yang hanya Rp. 10.000,-. Namun, sekali lagi ini bukan soal untung tetapi lebih kepada harkat dan martabat suatu bangsa dan kecintaan kita terhadap rupiah.

Ini artinya, bahwa ketetapan pemerintah berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang (UU Mata Uang), Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah NKRI sangat didukung dan dipegang teguh oleh masyarakat Indonesia.

Ketetapan peraturan yang diberlakukan oleh Bank Indonesia tersebut, tentunya memiliki maksud dan tujuan agar penggunaan rupiah dalam setiap transaksi bisa menjadi kunci untuk mendukung tercapainya kestabilan nilai tukar rupiah dan tentunya mata uang Indonesia (IDR) akan lebih diakui oleh berbagai negara di dunia.

Perlu kita ketahui, tindakan yang dilakukan bapak penjual bakso merupakan salah satu bentuk dari Gerakan Cinta Rupiah dan memberikan pelajaran penting bagi kita atas kesetiaannya dan cinta terhadap mata uang Indonesia yaitu rupiah.

Gerakan Cinta Rupiah Bukti Cinta Kita Terhadap Rupiah

Begitu miris memang ketika kita melihat data yang mengindikasikan bahwa Rupiah kian terpuruk. Perlu sama-sama kita ketahui bahwa saat ini rupiah menempati posisi kelima terbawah diantara 10 mata uang terendah terhadap dollar AS (databoxs). Tentu keadaan ini menjadi perhatian penting bagi kita yang selama ini hanya bisa berlomba-lomba untuk mendapatkannya dengan sekuat tenaga dan menghamburkannya begitu saja. Simaklah data berikut ini!

<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9" style="height:700px;" ><iframe class="embed-responsive-item" width ="930" height=700 src="https://databoks.katadata.co.id/datapublishembed/102003/rupiah-masuk-daftar-10-mata-uang-paling-tak-bernilai"></iframe></div>

Mata uang Indonesia (IDR) berada pada peringkat kelima terendah, di mana nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika berada di kisaran Rp 13.118,- sedihkan!. Memang kuat ataupun lemahnya suatu mata uang biasanya dipengaruhi oleh berberapa faktor di antaranya, defisit neraca perdagangan, suku bunga rendah dan jumlah utang maupun kondisi ekonomi politik suatu negara. Namun kita tidak hanya berdiam diri melihat rupiah yang semakin terpuruk, kita harus terus menjaga rupiah kita dan mulai mencintai rupiah dengan cara yang sederhana seperti menjaganya dan menggunakannya secara tepat.

Salah satu bukti sederhana untuk mencintai rupiah adalah dengan cara mengenali rupiah kita. Dengan mengenali rupiah tentu kita turut andil dalam mencegah peredaran uang palsu, dimana sangat berdampak luas pada bertumpuknya rupiah yang menyebabkan inflasi dan mengganggu perekonomian negara. Mulailah dengan menerapkan cara 3D yaitu dilihat, diraba dan diterawang untuk memastikan bahwa uang yang berada di tangan kita merupakan uang asli.

[layerslider id="48"]

Selain dengan cara 3D (dilihat, diraba dan diterawang) untuk mengenali rupiah tentu kita harus menerapkan cara 3D (didapat, disayang dan disimpan) untuk menjaga rupiah agar tetap dalam kondisi baik. Masih banyak orang yang memperlakukan uang sembarangan. Menyimpannya di saku dengan cara melipat-lipat atau mencoret-coret uang dengan seenaknya. Terlebih lagi kita juga kerap menyusun uang kertas dengan menggunakan stapler sehingga kondisi fisik uang menjadi berlubang. Harus diakui, kita memang kurang menyayangi uang rupiah kita. Padahal, kecerobohan kita itu membuat masa usia pakai uang menjadi lebih singkat.

Hal ini sangat kontras terjadi di kalangan masyarakat kita atas perlakukannya terhadap rupiah dengan mata uang asing, seperti dollar AS, atau mata uang negara lain. Kita selalu mempertahankan dan menjaga dollar AS selalu dalam kondisi baik seakan kita tidak rela jika dollar AS yang kita miliki terlipat atau rusak fisiknya, sedangkan kita sangat acuh terhadap rupiah yang merupakan mata uang asli Indonesia. Inilah perlakuan yang harus kita seimbangkan terhadap rupiah yang kita miliki, tentu kalau bukan kita siapa lagi yang akan merawat rupiah?

Menjadi catatan penting bagi kita bahwa uang yang kondisinya lusuh dan rusak tersebut oleh Bank Indonesia (BI) dimasukkan dalam kategori uang tak layak edar. Dengan kondisi uang tak layak tersebut lantas dimusnahkan dan BI harus menggantinya dengan uang baru. Kebijakan penarikan uang yang tak layak tersebut dan menggantinya dengan uang baru, tentu dilakukan untuk menjaga kualitas uang agar dalam konsisi baik sehingga mudah dikenali ciri-ciri keasliannya. Namun, sadarkah kita bahwa biaya untuk mencetakan uang itu tidaklah sedikit, oleh karena itu kita harus tetap menjaganya dengan terus mengkampanyekan 5J terhadap rupiah kita yaitu jangan diremas, jangan dibasahai, jangan dilipat, jangan dicoret dan jangan distrapler.

[layerslider id="49"]

Tentunya kita sebagai masyarakat Indonesia tidak ingin kembali merasakan krisis moneter yang dulu pernah terjadi di Indonesia, di mana nilai tukar rupiah merosot dengan cepat dan tajam dari rata-rata Rp 2.450 per dollar AS Juni 1997 menjadi Rp 13.513 akhir Januari 1998 dan kembali mencuat menyentuh titik tertinggi sepanjang sejarah di Rp 16.650 pada Juni 1998.  Hal ini merupakan krisis terburuk dan menyebabkan lumpuhnya kegiatan ekonomi masyarakat karena semakin banyak perusahaan yang tutup dan meningkatnya jumlah pekerja yang menganggur.

Maka dari itu, mari kita dukung Gerakan Cinta Rupiah untuk tetap menjaga dan mencintai rupiah tidak hanya sebatas menjaga uang koin dan uang kertas saja tetapi mempraktekan kecintaan kita dengan selalu menggunakan rupiah dalam kehidupan kita sehari-hari. Seperti halnya diri saya yang memiliki usaha online untuk tetap bertransaksi menggunakan rupiah, menjadi freelancer dan juga blogger untuk membeli produk kebutuhan blogging dengan menggunakan rupiah, main game dan membeli aplikasi menggunakan rupiah, pokoknya mulai merubah kebiasaan membeli keperluan dari menggunakan dollar menjadi rupiah disetiap kesempatan. Memang tidaklah mudah tapi inilah bukti kalau kita cinta dengan rupiah kita. Always Keep and Love Rupiah!

Seorang Blogger, Beli Keperluan Apapun Pakai Rupiah

Sebagai seorang blogger ataupun freelancer, aktifitas apapun yang kita lalukan pastinya tidak terlepas dari internet. Mungkin tanpa internet semua serasa kacau dan tidak pernah terposting tulisan-tulisan saya. Begitu juga dengan segala hal yang berhubungan dengan transaksi di dunia blogging mulai dari membeli template blog, hosting, domain dan segala macam tentang aksesoris blogger, semua harus terhubung dengan internet hingga pembayarannya pun harus menggunakan bank virtual.

Dulu sebelum saya mengenal arti cinta rupiah, segala bentuk transaksi yang menggunakan bank virtual selalu menjadikan dollar sebagai mata uang pembayarannya, maklum saya punya pekerjaan sampingan yang dibayar pakai dollar. Jadi dengan penghasilan yang berupa dollar tentu saya berharap agar bisa lebih mudah dalam membeli produk apapun yang berhubungan dengan mata uang asing. Ternyata saya salah kaprah dalam menyikapi hal ini, perputaran rupiah tentu tidak akan terjadi jika saya hanya mendapatkan dollar dan membelanjakan dollar kembali. Hal ini tentu berdampak pada siklus rupiah yang stagnan dan tidak ada pergerakan.

Mulai saat ini, untuk mendukung gerakan cinta rupiah saya berjanji untuk tidak menggunakan dollar sebagai pembayaran transaksi dalam bentuk online maupun offline kecuali jika memang benar-benar ada faktor lain yang membuat saya harus menggunakan dollar. Jika kalian seorang blogger atau freelacer apapun yang mendapatkan penghasilan berupa dollar, mulailah saatnya untuk transformasikan dollarmu dengan rupiah. Jangan berharap kalian akan untung jika menukarnya ketika rupiah sedang melemah —investasi dollar— sehingga keuntungan akan lebih banyak kalian dapatkan, justru hal ini tidak dibenarkan karena akan membuat rupiah kita tidak akan lebih bernilai.

Gamers Sejati, Dapet Dollar Langsung Transformasi ke Rupiah

Di era generasi millenial sekarang ini, memang semua serba dipermudah, semua gampang didapat termasuk pekerjaan gamer yang sesuai dengan hobi anak zaman now. Game memang sebuah hobi yang tidak terlepas dari dunianya anak muda yang membutuhkan hiburan. Mungkin banyak orang masih beranggapan kalau main games itu cuma buang-buang waktu dan uang. Meski ada benarnya, tapi ungkapan tersebut ternyata tidak selamanya tepat lho! Sekarang sudah banyak games yang tidak cuma seru saja dimainkan tapi juga bisa membuat orang yang memainkannya mendapat penghasilan. Siapa sangka, hanya dengan modal nge-game saja bisa mendapatkan pemasukan alias tambahan uang jajan. Amazingkan!

Banyak dari teman saya yang menjadikan game sebagai pekerjaan sambilan untuk mengeruk dollar disela-sela aktifitas mereka. Mata uang virtual yang mereka dapat saat bermain game ini lah yang nantinya bisa ditukar dengan mata uang asli di dunia nyata. Tentu penukaran mata uang virtual tersebut tidak lepas dari yang namanya bank virtual yang selama ini menggunakan mata uang dollar. Pastinya semakin sering main game, kesempatan untuk mendapatkan dollar pun akan semakin besar. Apalagi kita mendapatkan dollar dengan cara yang asyik dan sesuai dengan hobi kita.

Namun perlu diingat sob! Sebagai gamer sejati yang mendapatkan dollar di setiap kesempatan, tentunya kita harus menghargai rupiah kita. Dengan cara apa kita menghargainya? tentu dengan segera mencairkan dollar hasil nge-game menjadi rupiah. Hal ini dilakukan untuk membantu pergerakan rupiah kita agar semakin menguat dan stabil dengan nilai tukar terhadap dollar. Rugi rasanya jika kita mendapatkan uang dollar kemudian membelanjakan kembali dollar kita tanpa sungkem (dibaca: tanda bakti) terhadap rupiah.

Berbisnis Online, Transaksi Apapun Wajib Pakai Rupiah

Pertumbuhan pasar bebas yang semakin berkembang ternyata mengharuskan saya untuk tetap berinnovasi dan melangkah maju dalam menghadapi roda ekonomi di dalam kehidupan ini. Selain gamers yang dengan mudahnya mendapatkan dollar, tentu ada aktifitas lain yang pastinya tidak jauh dari mata uang dollar, tepat sekali! hal itu adalah berbisnis online.

Sebenarnya belum lama ini saya menggeluti bisnis online yang tentunya bisa menghasilkan dollar sebagai sumber pemasukannya.  Dengan keahlian yang saya miliki dalam hal membuat desain, saya mencoba untuk menjual beberapa karya design yang nantinya akan di aplikasikan ke media cetak yang telah bekerja sama langsung dengan situs online di luar negeri. Beberapa karya design saya yang menjadi minat konsumen tentu akan menghasilkan profit dalam bentuk dollar. Walaupun belum mencapai batas pencairan, namun ini menjadi pengalaman saya dalam mengeruk dollar dari sekedar berbisnis online. Mantap bukan!

Tidak hanya itu, saya juga pernah bekerja sama dengan sahabat saya untuk menjual barang-barang import langsung dari negara yang dikenal sebagai negeri tirai bambu. Proses pemesanan dan pembelian produk yang kami lakukan tentu harus menggunakan mata uang setempat atau pun dollar jika dikehendaki. Barang yang murah, unik, menarik dan belum ada di Indonesia tentu menjadi santapan manis bagi pemburu barang-barang unik –tentunya secara legal– untuk dijual kembali. Dengan bermodalkan Yuan (mata uang china) sudah dipastikan kami mampu membeli barang-barang grosir yang ingin diborong. Hal itu pun akhirnya membuat kami menimbun mata uang China Yuan (CNY) dengan maksud untuk mempermudah proses pembelanjaan produk selanjutnya. Walaupun bisnis ini tidak berjalan lama, setidaknya memberikan pengalaman dalam hal berbisnis online bagi saya

Dari semua cerita bisnis online diatas tentu ada kaitannya dengan mata uang asing, beberapa hal yang menjadi poin penting saya dalam berusaha untuk mencintai rupiah adalah mulailah bertransaksi dengan menggunakan mata uang rupiah dan jangan menimbun mata uang asing atau gunakanlah valas sekedarnya. Dengan hasil yang saya dapatkan melalui berbisnis online dengan menjual karya design tentu dollar yang saya dapatkan tidaklah saya gunakan kembali atas transaksi terhadap dollar akan tetapi lebih baik dirupiahkan. Selanjutnya untuk menimbun valas tentunya bukan pilihan yang tepat bagi pebisnis profesional, cara ini tentu akan mempengaruhi eksistensi dan nilai mata uang Rupiah. Oleh sebab itu kita harus menempatkan diri untuk menggunakan valas jika diperlukan untuk transaksi bisnis online.

Ayo Dukung Gerakan Cinta Rupiah Versi Dirimu!

Itulah beberapa aktifitas yang bisa saya lakukan untuk mendukung gerakan cinta rupiah dan membuktikan bahwa saya lebih cinta rupiah dari pada mata uang asing. Saya akan senantiasa menjaga dan merawat rupiah dalam kehidupan saya sehari-hari, tentunya dengan mengaplikasikan cara 3D Mengenali Rupiah (dilihat, diraba dan diterawang) dan 3D Menghargai Rupiah (didapat, disayang dan disimpan) serta 5J Menjaga Rupiah (jangan diremas, jangan dibasahai, jangan dilipat, jangan dicoret dan jangan distrapler). Beberapa tips lainnya bisa kalian terapkan seperti berikut ini!

Tips Kita Dukung Gerakan Cinta Rupiah!

 

1. Pasang slogan atau flayer GCR di mading sekolah atau di papan pengumuman RT/RW !

Dengan mengkampanyekan Gerakan Cinta Rupiah seperti membuat berbagai poster tentang tips 3D Mengenali Rupiah, 3D Menghargai Rupiah dan 5J Menjaga Rupiah, pastinya teman sekolahmu atau masyarakat disekitarmu akan tergerak hatinya untuk selalu melakukan tips diatas sebagai bukti kecintaanya terhadap rupiah.

2. Buatlah dan bagikan postingan tentang GCR pada media sosial kalian !

Generasi millenial tentu tidak terlepas dari perangkat canggih seperti smartphone, dan dipastikan setiap masing-masing orang memiliki social media. Nah, saatnya ekspresikan kecintaan kita terhadap rupiah dengan menyebarkan setiap tips dan informasi terkait dengan Gerakan Cinta Rupiah di sosial media kalian. Tentu postingan kita akan membawa dampak terhadap kepedulian teman-teman kita untuk selalu menjaga rupiah.

3. Suka belanja online? pastikan selalu untuk menggunakan rupiah  !

Adanya toko online pasti tak ada abis-abisnya mengajak kita untuk selancar berbelanja. Apalagi perkembangan pasar bebas yang semakin terbuka lebar, dimana kita bisa membeli barang yang kita inginkan tidak hanya di dalam negeri. Lantas pembayarannya pun juga harus menggunakan valas. Jadi, mulailah beralih dengan memilih toko online yang menyediakan merchant yang dapat dibayar dengan menggunakan mata uang rupiah.

4. Gunakan Valas seperlunya saat travelling ke luar negeri !

Suka travelling ke luar negeri ? Tentu ini saat yang tepat untuk membuktikan bahwa kalian lebih mencintai rupiah dari pada mata uang asing. Travelling ke luar negeri gak perlu kok nyimpen valas banyak-banyak, toh terkadang kita juga masih sering kok menjumpai transaksi yang bisa dilakukan dengan uang rupiah.  Jadi gak perlu kuatir lagi ya bawa rupiah ke luar negeri, oh iya jangan lupa sisa travelling valasnya ditukarkan lagi ya!.

5. Mencari keuntungan dari lemahnya rupiah, Pikirkan Baik-baik  !

Teringat akan krisis moneter di tahun 98-an. Banyak yang mengalami kebangkrutan pada saat itu, namun ada juga yang berpesta pora. Hal ini karena mereka menyimpan dollar atau investasi di mata uang dollar, sehingga mendapatkan selisih konversi yang sangat tinggi. Akibatnya, banyak yang mencoba mengalihkan investasinya ke dalam dolar AS. Tak heran para penyembah dollar semakin banyak. Sudah saatnya perbaiki niat kita untuk tidak mencari keuntungan dan berbangga atas jatuhnya rupiah yang jelas-jelas mata uang Indonesia, yang selalu menyatukan kita dan menjadi simbol kedaulatan bangsa Indonesia.

Menanamkan kepedulian kita terhadap rupiah akan mampu mendorong kebangkitan mata uang Indonesia agar lebih bernilai di mata dunia. Jika bukan kita siapa lagi? tanpa dukungan masyarakat Indonesia tentu semua ini tidak akan berjalan dengan baik, oleh karena itu kami mengajak kalian semua untuk selalu menjaga dan mencintai rupiah demi terciptanya kestabilan dan eksistensi mata uang rupiah.

Lakukan gerakan cinta rupiah, apapun yang bisa kita lakukan sesuai dengan versi kita masing-masing, sesuai dengan lingkungan, pekerjaan, hobi, travelling atau apapun yang bisa menumbuhkan kecintaan kita terhadap rupiah. Keep Love Always Our Rupiah!

*Artikel ini diikutsertakan dalam Blog Competition Bank Indonesia dan Netmediatama

Sumber Referensi : www.bi.go.id/ | http://cintarupiah.id    Infographic : Adhi Hermawan

Let’s Share to Your Friend !

Langit Biru, Aksi Nyata Generasi Millenial Untuk Masa Depan

Langit Biru, Aksi Nyata Generasi Millenial Untuk Masa Depan

[layerslider id="24"]

Berawal dari pertemuan yang tidak disengaja, hingga akhirnya kita menjadi teman yang saling support satu sama lain. Seperti langit, begitulah judul bukunya yang mengingatkan saya kepada sesosok sahabat sekaligus panutan saya, Harun Tsaqif.

Dia adalah seorang penulis yang memiliki harapan untuk seperti langit, membawa kedamaian bagi orang yang membacanya, menyejukkan hati dan mententramkan jiwa. Isi bukunya seolah memberikan makna bahwa langit adalah sebuah harapan bagi setiap manusia untuk menjadi lebih baik.

Begitu pula dengan Generasi Langit Biru trobosan terbaru yang digadang-gadang oleh PT. Pertamina (Persero) sebagai harapan baru untuk menciptakan generasi millenial yang peduli dengan lingkungan, peduli dengan bumi dan peduli dengan masa depan yang lebih cerah seperti langit biru.

Langit Biru adalah sebuah harapan. Harapan agar Bumi kita tetap Hijau dan Langit kita tetap Biru.

Kehidupan serasa tidak mungkin jika tanpa asap dan polusi. Ditengah perkembangan teknologi yang semakin canggih tentu tidak terlepas dari sumber daya alam sebagai motor penggerak adanya teknologi transportasi.

Bahan bakar yang merupakan sumber energi bagi kendaraan, tentu menjadi salah satu solusi agar kendaraan tersebut mampu bergerak dan mempermudah akses kita dalam mencapai tempat tujuan.

Namun tidak sedikit dampak yang diakibatkan karena adanya asap kendaraan seperti mengganggu sistem pernapasan, polusi udara, pencemaran lingkungan dan global warming.

[layerslider id="25"]

Aksi Nyata Pertamina

PT. Pertamina (Persero) sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan minyak dan gas bumi tentu tidak tinggal diam dalam menghadapi permasalahan ini.  Perbaikan terus menerus dilakukan guna mewujudkan harapan untuk meningkatan kualitas BBM yang lebih ramah lingkungan sehingga kualitas udara lebih terjaga, lebih sehat dan langitpun tetap biru.

Aksi nyata Pertamina dalam mengembangkan BBM yang ramah lingkungan ini dikemas dalam proyek strategis yang diusung dengan nama Proyek Langit Biru Cilacap (PBLC). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bahan bakar dari Premium dengan RON 88 (RON : Research Octane Number) menuju Pertamax dengan RON 92.

[layerslider id="26"]

Kenapa Langit Biru? karena langit biru memiliki makna masa depan yang cerah, optimis dan penuh dengan harapan-harapan baru. Tentunya kita semua berharap dengan adanya peningkatan kualitas bahan bakar, tentu harapan kita agar langit tetap biru dapat terwujud. Namun semua itu tidaklah ada artinya jika tanpa kepedulian kita. Saatnya kita turut andil menjadi Generasi Langit Biru, yaitu generasi millenial yang lebih mementingkan kualitas hidup untuk masa depan yang lebih baik.

Aksi Nyata Generasi Millenial

Sebagai generasi millenial kita harus mengambil langkah yang tepat agar bumi kita tetap hijau dan langitpun tetap biru. Kita harus sadar terhadap dampak apa yang akan terjadi ketika kita tidak peduli lagi dengan lingkungan. 

Saatnya kita membuktikan aksi nyata generasi millenial untuk masa depan yang lebih baik. Kita semua harus berkomitmen sebagai generasi langit biru untuk melakukan hal sederhana berikut ini demi menjaga bumi:

[layerslider id="27"]

Generasi Langit Biru? Pakai Pertamax dong!

Bilangnya generasi langit biru, malu dong kalau masih pakai Bahan Bakar Minyak (BBM) premium. Sejak saya tahu kalau menggunakan BBM pertamax itu bisa membuat mesin lebih awet, saya putuskan untuk selalu menggunakan pertamax.

Walaupun harganya yang sedikit mahal jika dibandingkan dengan premium, tentu kualitasnya tidak diragukan lagi. Mesin lebih terawat dan performanya semakin baik.

Coba kalian bayangkan! berapa biaya yang harus dikeluarkan ketika kita memperbaiki mesin yang rusak, tentu akan semakin mahal bukan!, jangan karena murah kita jadi semakin boros.

Dengan menggunakan pertamax tentu kita sudah mendukung program PT Pertamina menjadi bagian dari Generasi Langit Biru yang lebih memilih kualitas hidup demi masa depan yang cerah. Ayo saatnya beralih menggunakan pertamax!

[layerslider id="28"]

Kesimpulannya!

Saya yakin 100%! kalau kita menjadi generasi langit biru, tentu bumi kita akan terus berseri dan langit kita pun akan tetap biru. Intinya jangan pernah bosan untuk terus menjaga dan mengingatkan orang-orang disekitar kita untuk tetap peduli dengan lingkungan kita. Gunakan selalu pertamax sebagai aksi nyata untuk mengkampanyekan bahwa kita sebagai #genlangitbiru lebih peduli dengan kualitas hidup untuk masa depan yang lebih cerah secerah langit biru.

Sumber Referensi : http://pertamina.com, http://wikimedia.com | infographic: adhihermawan, http://freepik.com

Let’s Share to Your Friend !

Rambutku Dijambak Kepalaku Dipukul, Apa Aku Harus Diam?

Rambutku Dijambak Kepalaku Dipukul, Apa Aku Harus Diam?

[layerslider id="23"]

Rambutku Dijambak Kepalaku Dipukul, Apa Aku Harus Diam?

Hari berganti hari tak terasa kembali libur, seperti biasa di pagi yang cerah duduk dibalkon depan rumah memang terasa nikmatnya, ditemani segelas kopi panas dan tentu tidak jauh-jauh dari  smartphone sebagai pengganti bacaan koran.

Informasi berita semakin hari semakin mudah kita jumpai, bermodalkan smartphone semua informasi dapat kita terima secara cepat dan akurat.

Sekarang ini tidak hanya situs berita atau portal website informasi yang menyajikan issu-issu kejahatan atau tindakan kriminal saja, nampaknya media sosial yang biasa sering kita gunakan untuk update status juga menyajikannya.   

Sebagai seorang yang senang berinteraksi lewat sosial media tentu banyak sekali hal yang saya dapatkan informasinya lewat beberapa akun penggiat berita, salah satunya yaitu akun Lambe Turah.

Tidak terlepas dari berita ter-update selebriti di tanah air, Lambe Turah juga mengungkap beberapa kasus dan tindak kriminal yang lagi marak-maraknya terekspos di media sosial.

Termasuk beberapa bulan lalu tepatnya tanggal 16 juli 2017, akun Lambe Turah mengunggah video kasus bullying paling kontroversial di Indonesia. Kejadian ini dilakukan oleh anak-anak dibawah umur yang masih sekolah.

<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-version="7" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:50% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/BWmOF1BgcvK/" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A post shared by Bukan Akun Haters / Fanbase 😗 (@lambe_turah)</a> on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2017-07-16T06:21:11+00:00">Jul 15, 2017 at 11:21pm PDT</time></p></div></blockquote> <script async defer src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script>

Oke, kali ini kita tidak membahas tentang akun @lambeturah, tapi saya akan menitik beratkan kepada peristiwa yang terjadi pada video disamping ini.

Jujur saja saya sangat miris dan menangis hati saya setelah melihat tayangan tersebut. Saya sangat kecewa atas kelakuan beberapa siswa yang tidak memiliki akhlak terpuji itu.

Saya membayangkan jika diri saya berada pada kondisi dan situasi seperti itu, entah apa yang seharusnya saya lakukan. Kekerasan ini memang sudah keterlaluan dan mencerminkan bukan etika seorang yang berpendidikan lagi.

Entah apa yang mereka inginkan hingga tega melakukan hal seperti itu kepada temannya sendiri. Dimana Budi Pekerti yang dulu pernah mengajarkan kita rasa kasih sayang kepada sesama?, dimana akhlak dan sikap positif yang pernah diajarkan oleh guru bimbingan konseling kita?.

Jika sudah begini siapa yang harus disalahkan?, siapa yang bertanggung jawab atas prilaku siswa-siswi tersebut?.

STOP BULLYING

Merasa sangat kesal dengan tayangan video tersebut, tentu tidak serta merta saya menyalahkan anak-anak tersebut tanpa adanya bukti yang valid.

Bisa saja apa yang mereka lakukan hanya sebatas drama atau hanya untuk mencapai popularitas semata, tentu semua ini harus ada informasi yang jelas dan menerangkan tentang peristiwa tersebut.

Tak sempat menghabiskan setengah kopi yang tersisa, saya langsung menuju tempat dimana saya biasa menghabiskan waktu untuk mencari informasi penting. Saya mengambil laptop dan mulai mencari informasi tentang peristiwa itu.

Dilansir dari portal berita news.detik.com (18/7/2017) kejadian tersebut melibatkan sembilan orang pelaku bullying siswi SD di Thamrin City, Jakarta Pusat.

Berdasarkan laporan dari Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, memberikan keterangan terhadap peristiwa tersebut dengan mengungkapkan bahwa bullying tersebut berawal saat siswi SD diduga mengajak salah satu pelaku berantem.

“Korban SB mengajak duel salah satunya (pelaku),” begitulah penjelasan dari Kompol Mustakim.

Dan ternyata pelaku dan korban merupakan teman bermain dalam satu daerah yang membentuk grup sejak SD.

Dalam video yang tengah viral di media sosial tersebut tampak sekelompok siswa dan siswi mengenakan seragam sekolah SMP yang sedang membully seorang siswi SD.

Siswi yang mengenakan seragam putih-putih diketahui masih Sekolah Dasar tersebut tampak terpojok dikelilingi oleh siswa dan siswi lainnya.

Seorang siswi yang mengenakan pakaian sekolah putih-biru tiba-tiba menjambak rambut korban hingga terjatuh. Siswa lain juga ikut menjambak dan memukul kepala siswi tersebut.

Bukannya memisahkan, sejumlah siswa-siswi yang menonton malah meminta agar korban mencium tangan dua orang yang tengah mem-bully korban.

Lebih parahnya siswi yang dibully tersebut tidak melawan dan dengan pasrahnya melakukan apa yang disuruh pembully untuk mencium kaki mereka.

Diketahui bahwa Korban adalah SB seorang siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD), sedangkan kedua pelaku diduga siswa kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ini sungguh keterlaluan, tentu kita tidak bisa diam begitu saja melihat generasi muda penerus bangsa kita tumbuh dengan akhlak yang tercela seperti ini.

Apa yang bisa kita lakukan ketika kita menjadi korban?

Langkah apa yang bisa kita perbuat ketika dihadapkan dengan situasi seperti itu?

Tentu, Diam bukan pilihan!

Jangan diam!, saatnya kita ambil tindakan terhadap kasus bullying yang marak terjadi. Jangan jadikan Bullying hal yang biasa untuk generasi muda kita. Saatnya bertindak mulai dari keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan sekitar kita untuk bersama-sama “Stop Bullying”.

TINDAKAN BULLYING

  • Menyisihkan seseorang dari pergaulan,
  • Menyebarkan gosip, mebuat julukan yang bersifat ejekan,
  • Mengerjai seseorang untuk mempermalukannya,
  • Mengintimidasi atau mengancam korban,
  • Melukai secara fisik,
  • Melakukan pemalakan/ perampasan.

DAMPAK BULLYING

  • Depresi
  • Rendahnya kepercayaan diri / minder
  • Pemalu dan penyendiri
  • Merosotnya prestasi akademik
  • Merasa terisolasi dalam pergaulan
  • Terpikir atau bahkan mencoba untuk bunuh diri

Sebanyak 84 persen anak di Indonesia mengalami kekerasan di sekolah, salah satunya akibat faktor bullying. Angka ini berdasarkan data yang dirilis Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menurut survei International Center for Research on Women (ICRW).

Jika dibandingkan dengan Vietnam (79 persen), Nepal (79 persen), Kamboja (73 persen), dan Pakistan (43 persen), angka kasus kekerasan di sekolah, Indonesia lebih tinggi.

Tentu hal ini menjadi perhatian yang serius terhadap kasus bullying yang telah menelan banyak korban. Semua yang ada disini harus terlibat untuk sama-sama mendidik anak-anak kita dan mencegah aksi bullying.

Seluruh komponen masyarkat, sekolah, maupun keluarga harus sama-sama bersinergi dalam mengatasi masalah ini.

MENGATASI BULLYING

Bina relasi antara pelajar, guru dan wali murid

Membina relasi antara ketiga komponen ini menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Dengan adanya relasi yang baik antara wali murid, guru dan pelajar, benih-benih aksi bullying dapat dicegah. Kenapa? Tentu dengan adanya relasi yang baik tersebut, guru dan wali murid dapat mengawasi, menjaga serta berkomunikasi dengan baik kepada para pelajar. Baik itu kepada pelajar yang rawan menjadi korban maupun pelajar yang memiliki benih atau bibit untuk melakukan aksi bullying.

Ajarilah anak-nak untuk melindungi dirinya sendiri sedari dini

Peranan orang tua memang sangat diperlukan dalam segala aktifitas yang dilakukan sang anak. Disini diperlukan lebih serius lagi dalam menanggapi aksi bullying. Ajarilah anak-anak untuk memiliki sikap self defense (pertahanan diri). Sikap disini tentunya bukan dalam hal berkelahi namun lebih kepada menghindarkan diri dari teman maupun kakak kelas (senior) yang berpotensi melancarkan aksi bullying agar dirinya tidak menjadi korban.

Selain itu, hal yang tidak boleh dilupakan adalah, jangan biasakan anak untuk membawa benda-benda mahal ataupun uang yang berlebih ke sekolah, karena dengan membawa uang yang berlebih dan barang mewah ke sekolah, dapat berpotensi menyebabkan anak-anak menjadi korban aksi bullying.

Jangan menganggap remeh aksi bullying, Laporkan!

Hal ini yang perlu diluruskan di kalangan orang tua di Indonesia, karena kebanyakan dari mereka masih menganggap aksi bullying merupakan bagian dari hal lumrah dan atau dianggap sudah menjadi tradisi yang perlu dilakukan oleh senior kepada junior.

Pandangan seperti ini tentu salah besar dan sudah saatnya untuk mengubah persepsi. Ini menjadi semakin penting, karena bisa jadi korban bullying akan menderita dan mengalami trauma berkepanjangan, bahkan mungkin tidak akan hilang sepanjang hidupnya. Dalam kasus yang lebih ekstrim, korban bullying akan mengalami trauma berat, merasa depresi, gila, hingga bunuh diri.

Apabila terdapat seorang anak dihadapkan kondisi seperti itu, ajarikan mereka untuk tidak takut melapor dan memberitahu keluarga atas perilaku yang menimpanya. Saat ini sudah ada lembaga bantuan atas korban dan saksi tindak kriminal termasuk kasus bullying seperti ini, dengan harapan semua yang menjadi korban dan saksi tetap mendapatkan perlindungan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merupakan lembaga mandiri yang bertanggung jawab untuk menangani pemberian perlindungan dan bantuan kepada saksi dan/atau korban sesuai tugas dan kewenangan yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, berkewajiban menyiapkan, menentukan, dan memberikan informasi yang bersangkutan dengan pelaksanaan tugas, kewenangan, maupun tanggung jawabnya kepada publik.

Sesuai dengan kapasitasnya, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan layanan informasi publik di lingkungan LPSK sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dengan adanya lembaga ini tentu tidak hanya kasus bullying saja yang dapat melaporkan dan meminta perlindungan, kasus lain seperti tindak kekerasan terhadap perempuan, kasus penyelundupan barang-barang ilegal, kasus narkoba atau kriminalitas lainnya dapat juga dilaporkan.

Jangan pernah diam!, karena diam bukan pilihan!

Jangan pernah takut untuk melaporkan setiap kejadian tindak kriminal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain kepada lembaga yang berwenang dalam hal ini adalah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)

LPSK akan memberikan layanan perlindungan dan bantuan kepada saksi dan/atau korban dalam setiap tahap proses peradilan pidana, memfasilitasi langkah-langkah pemulihan bagi korban tindak pidana dan melaksanaan perlindungan dan bantuan bagi saksi dan korban.

DIAM BUKAN PILIHAN, LAPORKAN !

Laporkan setiap kejadian mencurigakan atau tindak kriminal yang kita temui. Foto atau rekam kejadian yang ada sebagai barang bukti untuk meminta perlindungan dari LPSK secara gratis yang meliputi perlindungan fisik, bantuan medis, pemenuhan hak prosedural, restitusi, kompensasi atau psikologis. Perlindungan ini diberikan secara gratis tanpa biaya apapun dalam prosesnya maupun pelaksanaanya dalam menegakkan hukum.

Proses pelaporan bisa dilakukan dengan cara datang langsung ke alamat kantor, permohonan via online, melalui kantor pos atau dengan mengirimkan email sesuai persyaratan yang telah ditentukan. Dengan adanya pelaporan dari Anda tentu kepedulian untuk mencegah aksi yang merugikan semua pihak dapat ditanggulangi segera.

Kesimpulannya, kita harus berani dalam mengambil tindakan terhadap pelaku tindak kekerasan atau dalam hal ini adalah bullying yang dirasa merugikan banyak kalangan yang menjadi korban. Tentu tindakan yang tepat untuk meminta bantuan pertolongan dan perlindungan adalah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Kita jangan pernah takut atas ancaman yang akan menimpa kita, selagi kita berani memohon perlindungan terhadap tindak kejahatan yang kita alami kepada petugas yang berwajib, tentu kita akan terselamatkan dan dilindungi oleh lembaga perlindungan tersebut. Ingat #DiamBukanPilihan!

<iframe src="https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m18!1m12!1m3!1d3965.609669742938!2d106.86238121416113!3d-6.314895963552955!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!3m3!1m2!1s0x2e69f60a99f7eef3%3A0xbffc2b06bee2dd58!2sKantor+Lembaga+Perlindungan+Saksi+dan+Korban+Cijantung!5e0!3m2!1sen!2sid!4v1509500023932" width="600" height="250" frameborder="0" style="border:0" allowfullscreen></iframe>

Alamat Kantor LPSK

Website

http://lpsk.go.id

No. Telephone

Follow Social Media Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk dapatkan informasi selengkapnya!

<iframe width="560" height="280" src="https://www.youtube.com/embed/n6yGMePE-cw?ecver=1" frameborder="0" gesture="media" allowfullscreen></iframe>

Sumber Referensi:

https://www.lpsk.go.id 

https://www.lpsk.go.id/assets/uploads/files/d8b0752a62773be323182ee70ff3a799.pdf

http://www.kpai.go.id/berita/indonesia-peringkat-tertinggi-kasus-kekerasan-di-sekolah/

https://news.detik.com/berita/d-3562670/polisi-usut-bully-siswi-smp-ke-siswi-sd-di-thamrin-city

https://erudisi.com/3-cara-mencegah-bullying-kalangan-pelajar/

https://nsholihat.wordpress.com/tag/cara-mengatasi-bullying/

http://freepik.com, infographic: creadhible.com

 

Berani Ambil Keputusan, Mark Zuckerberg menjadi Tokoh IT yang Menginspirasi

Berani Ambil Keputusan, Mark Zuckerberg menjadi Tokoh IT yang Menginspirasi

[layerslider id="17"]

Mark Elliot Zuckerberg lahir di White Plains New York, 14 Mei 1984.

Zuckerberg lahir dari pasangan Karen, seorang psikiater, dan Edward Zuckerberg, seorang dokter gigi. Ia bersama tiga saudara perempuannya, Randi, Donna, dan Arielle, dibesarkan di Dobbs Ferry, New York.

Siapa yang tidak kenal dengan Mark Elliot Zuckerberg, seorang tokoh Informasi Teknologi (IT) yang telah menginspirasi kawula muda dibelahan dunia. Di usianya yang masih terbilang sangat muda, ia berhasil mendirikan perusahaan raksasa yang tidak kalah dengan perusahaan teknologi terbesar didunia saat ini.

Pendiri situs yang saat ini banyak digandrungi remaja hingga dewasa menjadi perhatian yang tidak lepas dari keseharian mereka. Bisa dibilang ini adalah sebuah keberhasilan yang membawa dampak luar biasa ke seluruh dunia.

Situs pertemanan ini menjadi sebuah ladang komunitas yang sangat menguntungkan jika kita mampu memanfaatkan dengan baik, kita sebut saja namanya Facebook. Ceritanya yang menginspirasi tentu tidak terlepas dari hasil buah karyanya yang sangat diminati berbagai kalangan mulai dari pelajar hingga pengusaha.

Saya jadi teringat dengan kutipan singkat dari seorang Tokoh Nasional yaitu Bapak Proklamasi kita,

“Beri aku Seribu Orang tua niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, beri aku Sepuluh Anak muda niscaya akan ku guncangkan dunia.” – Ir. Soekarno

Lagi-lagi benar yang dikatakan oleh bapak Ir. Soekarno, untuk menguncangkan dunia yang begitu luasnya hanya dibutuhkan anak muda yang tentu memiliki karya dan innovasi.

Begitu juga dengan Zuckerberg pendiri facebook yang berhasil mengguncangkan dunia dengan karyanya diusianya yang terbilang masih muda. Ini menjadi inspirasi bagi kita sebagi anak muda untuk terus berusaha, berkarya untuk dapat menginspirasi dunia.

Mark Elliot Zuckerberg pernah di ancam Drop Out (DO) oleh Pihak Kampus.

Ketika kuliah, ia pernah diancam D.O oleh pihak Universitas Harvard karena dinilai melanggar privasi sejumlah mahasiswa lainnya. Ia menciptakan suatu website yang bernama FaceMash dimana nilai seorang mahasiswa atau mahasiswi dinilai dengan pilihan Hot atau Tidak.

Tentu saja kreatif, namun harus dibalut dengan cara yang baik dan sikap yang bijak. Idenya yang berbeda dari yang lainnya menjadikan pemuda ini hampir dikeluarkan oleh pihak kampusnya. Zuckerberg menciptakan website bernama FaceMash untuk menilai seorang mahasiswa atau mahasiswi dengan pilihan yang kurang tepat.

Sangat tidak wajar memang, tapi tidak hanya itu, Mark dan temannya mendobrak sistem keamanan kampus lalu meng-copy file-file foto mahasiswa, tentu ini perbuatan yang tidak dibenarkan. Untung saja dari pihak kampus memaafkannya dengan catatan situs tersebut harus ditutup. Berawal dari situlah Zuckerberg berinisiatif untuk mengembangkan sistem jejaring tersebut yang saat ini lebih kita kenal dengan nama Facebook.

Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita, bahwa berkarya itu penting, namun attitude itu jauh lebih penting. Mungkin sebagian dari kita akan berhenti ketika karya kita mendapatkan hambatan, tapi lihatlah Mark yang tetap berinnovasi untuk memunculkan karya yang baru dan lebih baik lagi.

Zuckerberg dan kawan-kawannya dihadapkan dengan pilihan yang sulit.

Karena keasyikan untuk mengembangkan proyek Facebook, Zuckerberg lupa akan kuliahnya. Zuckerberg dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit antara memilih pendidikannya atau bisnis proyek yang sedang dia kembangkan.

Setiap manusia tentu pernah dihadapkan oleh pilihan sulit, pilihan yang membuat kita bingung untuk memilihnya. Disinilah kita belajar mengenal arti kedewasaan, mengambil keputusan untuk sesuatu yang terbaik untuk kehidupan kita.

Keberaniannya mengambil keputusan untuk meneruskan proyek Facebook dibandingkan dengan pendidikannya merupakan langkah yang perlu diacungi jempol. Tidak semua orang mungkin sependapat dengan keputusannya tersebut. Tapi lihatlah hasilnya, semua orang dengan bangganya dan takjub menggunakan aplikasi yang dibuat atas jeripayahnya tersebut.

Semua memang tergantung atas usaha yang kita lakukan terlebih lagi dalam mengambil segala keputusan. Keputusan untuk menjadi lebih baik, keputusan untuk mengambil langkah serius, dan keputusan yang membawa kita untuk terus berkarya.

Sedikit berkaca dari masa lalu saya, tiga tahun yang lalu saya sangat antusias untuk mempelajari dunia design, ilmu website dan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti pelatihan yang diadakan oleh salah satu komunitas kampus. 

Tidak lebih dari seminggu saya berlatih, saya dihadapkan dua pilihan untuk lembur pekerjaan atau mengikuti agenda tersebut sampai selesai, tentu saya lebih memilih lembur padahal dunia teknologi itulah yang saya butuhkan. Alhasil sampai sekarang saya hanya bisa berkecimpung didunia design, selebihnya tidak tahu apa-apa.

Andai dulu saya berani mengambil keputusan untuk menguasai informasi teknologi, tentu saat ini saya telah menjadi orang yang ahli dibidang informasi dan teknologi. Tentu ini menyadarkan saya untuk mengambil keputusan yang sepantasnya kita butuhkan.

Zuckerberg dkk menolak perusahaan besar untuk membeli Facebook.

Dalam wawancaranya pada tahun 2007, Zuckerberg menjelaskan alasannya: “Ini bukan soal uang. Bagi saya dan rekan saya, hal yang paling penting adalah bahwa kita menciptakan aliran informasi yang terbuka untuk orang-orang.”

Zuckerberg pindah ke Palo Alto, California, bersama Moskovitz dan beberapa teman. Mereka menyewa sebuah rumah kecil yang berfungsi sebagai kantor. Hingga pada akhirnya Zuckerberg bertemu dengan investor perusahaan dan membangun kantor di pertengahan tahun 2004. Mereka berencana untuk kembali ke Harvard tetapi akhirnya memutuskan untuk tetap di California.

Mereka telah menolak tawaran oleh perusahaan besar yang akan membeli Facebook. Dalam sebuah wawancara pada tahun 2007, Zuckerberg menjelaskan bahaw alasannya bukanlah soal uang. Bagi mereka hal yang paling penting adalah bahwa mereka menciptakan aliran informasi yang terbuka untuk orang-orang.

Perusahaan media yang dimiliki oleh konglomerat bukan ide menarik bagi Zuckerberg. Dia mengungkapkan kembali tujuan-tujuannya yaitu “Yang saya pedulikan adalah misi, membuat dunia terbuka.” 

Lagi-lagi keputusannya dalam mewujudkan misinya berhasil membuat kita tersadarkan dengan langkah tepat mereka. Keputusan yang tepat untuk tidak menjual facebook kepada konglomerat.

Andai saja facebook telah terjual begitu saja, pasti sepak terjangnya tidak seperti saat ini yang telah berhasil membuatnya semakin besar sesuai dengan tujuannya. Harapan untuk mewujudkan misi mereka telah sampai kepada titik keputusan yang tepat.

Sekarang tinggal langkah kita dalam mengambil keputusan untuk terus bergerak maju atau diam ditempat, mempelajari sesuatu yang baru atau terbuai dengan zona nyaman kita, selalu berinnovasi atau tertinggal dan berkarya atau mati.

Pelajaran penting bagi kita adalah mampu mentukan pilihan yang tepat dalam memutuskan sesuatunya dengan baik dan benar.

Berawal dari website Mark Zuckerberg telah berhasil dikenal dunia. Saatnya harapan kalian yang memiliki keinginan untuk mengikuti jejaknya di dunia teknologi dan informatika haruslah menggebu-gebu dalam mewujudkanya. Ambil langkah penting untuk memilih sahabat yang tepat, yang mengerti duniamu.

Solusi tepatnya adalah Dumet School, dunianya anak Informasi Teknologi yang akan membantu mewujudkan harapan kalian untuk bisa menguasai berbagai kebutuhan teknologi seperti Web Programming, digital marketing dan design grafis.

Temukan berbagai kemudahan dalam mempelajari berbagai aspek teknologi informasi termasuk belajar website sampai bisa, dengan para pakar yang ahli dibidangnya. Tentunya Dumet School menjadi solusinya, Lembaga kursus terpercaya dalam mendampingi ribuan orang yang ingin belajar website.

Belajar website pun tidak sesusah yang kalian bayangkan, semua akan dengan mudah dipelajari, karena di Dumet School kalian akan diberikan langsung materinya dan sekaligus praktik. Kalian akan dengan mudah mahir dalam bidang pembuatan website.

Alasan Kamu Memilih…

DUMET SCHOOL ?

}

Jadwal Fleksibel

Bebas memilih jadwal kursus sesuakamu.

Semi Private

Satu muridpun belajar di kelas tetap dimulai.

Sampai Bisa

Bebas memilih jam kursus, pokoknya piliah jadwal sesuakamu.

Gratis Konsultasi

Setelah luluspun akan disupport seumur hidup.

Kalian tidak perlu kuatir dengan jadwal pekerjaan atau kuliahmu, karena di Dumet School kalian bebas memilih waktu kursus sesuai dengan waktu luangmu. Dikelas hanya ada kamu sendirian, tentu tidak akan menghalangi niatmu untuk menuntut ilmu disini, kelas akan tetap dimulai. Tentu yang lebih menguntungkan lagi kalian akan bisa ditangani dengan orang yang telah berpengalaman sampai bisa dan jika diperlukan konsultasi, kalian akan mendapatkannya secara gratis. So, ambil langkah pentingmu untuk belajar di Dumet School sekarang juga.

Setelah Daftar Apa sih yang Kalian Dapatkan dari…

DUMET SCHOOL ?

Sertifikat Web Master

Sertifikat Web Master dengan No. DIKNAS

Support Seumur Hidup

Disupport seumur hidup dan gratis konsultasi selamanya

Mengulang Kelas

Bisa reseat (mengulang kelas) sepuasnya

8 Kelas Pembelajaran

HTML & CSS, Bootstrap, jQuery Plugin, Javascript & jQuery, Photoshop, PHP & MySQL, Object-oriented programming (OOP), dan PHP Framework *

Akses Belajar

Akses untuk belajar di DUMET School sepuasnya sampai BISA dan memiliki hasil karya

Akses ke iLab

Akses ke iLab (sistem pembelajaran yang bisa anda akses dimanapun dan kapanpun)

Harga Kursus Web Master di…

DUMET SCHOOL ?

Berminat Daftar di…

DUMET SHCOOL ?

Kelapa Gading

Rukan Artha Gading Niaga Blok i – 23, Jalan Boulevard Artha Gading
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
(Belakang Mall Artha Gading)
Telp: (021) 4585-0387

Grogol

Ruko Jalan Taman Daan Mogot Raya No. 23
Kel. Tanjung Duren Utara Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470
(Belakang Mall Citraland dan Kampus UNTAR II)
Telp: (021) 2941-1188

Tebet

Rukan Crown Palace Blok A no 12, Jl Prof Dr Soepomo no 231 (Samping Universitas Sahid). Kec. Tebet, Kel. Menteng Dalam
(± 1 Menit dari Tugu Pancoran)
Jakarta Selatan 12870
Telp: (021) 2298-3886

Srengseng

Ruko Permata Regensi Blok B – 18, Jalan Haji Kelik
Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11630
(Depan Hutan Kota Srengseng)
Telp: (021) 5890-8355

Depok

Ruko Jalan Kartini Raya No. 53
Pancoran Mas, Depok 16436
(± 5 Menit dari Kantor Walikota Depok)
Telp: (021) 7720-7657

SMS / WhatsApp / Email

Kelapa Gading: 0851-0055-5666
Grogol: 0819-7555-666
Tebet: 0812-1999-9155
Srengseng: 0812-9933-3913
Depok: 0812-9393-3210
infodumetschool.com

MAU COBA, GRATIS !

Daftarkan dirimu untuk Kursus Web Master, Web Programming, Design Graphic & Digital Marketing Secara Gratis!

[layerslider id="18"]

Sumber Referensi : http://www.dumetschool.com/, https://ws-sigma.com/

Manfaatkan Informasi Geospasial untuk Gaya Hidup yang Lebih Efisien

Manfaatkan Informasi Geospasial untuk Gaya Hidup yang Lebih Efisien

Manfaatkan Informasi Geospasial

untuk Gaya Hidup yang Lebih Efisien
#GEOSPASIAL UNTUK KITA

“Coba tadi pake GPS (dibaca: map/peta), Pasti kita gak bakalan kejebak macet kayak gini nih”

Diantara kita tentu pernah mengeluh sepertihalnya kalimat diatas. Tidak dapat dipungkiri, bahwa kebanyakan dari kita pasti pernah merasakan kemacetan dijalan, dan lagi-lagi g**gle maps menjadi solusi terbaik untuk mengambil jalan pintas agar terhindar dari kemacetan.

Alat pendeteksi lokasi atau biasa kita sebut sebagai GPS (Global Positioning System) yang sering kita gunakan untuk menunjukkan lokasi dan mendeteksi kemacetan tentu tidak terlepas dari unsur peta. Tanpa sadar ternyata kita telah memanfaatkan informasi geospasial dalam keseharian kita.

Kata “Geospasial” mungkin terdengar sedikit asing bagi saya atau bahkan kalian, namun keberadaanya sangatlah bermanfaat sekali dalam kehidupan kita sehari-hari. Lantas, apasih yang di maksud dengan geospasial?

Terdapat dua unsur kata dalam Geospasial, geo yang berarti “bumi” dan spasial yang memiliki makna “ruang atau tempat. Jadi dapat kita simpulkan bahwa geospasial adalah ruang kebumian yang memiliki peranan penting dalam aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu.

Singkat cerita, segala bentuk aktifitas kita yang menggunakan ilmu bumi, seperti gemorfologi, hidrologi, kartografi, dan demografi, termasuk ke dalam bentuk informasi geospasial.

Tentu sangat banyak manfaat yang akan kita dapatkan ketika ilmu bumi tersebut dapat kita kuasai, terlebih lagi jika kita memanfaatkan informasi geospasial sebagai gaya hidup, tentu kita akan merasakan manfaat kehidupan yang lebih efisien.

Geospasial untuk Gaya Hidup yang lebih Efisien

Jika kita melihat kejadian disekitar kita, banyak sekali permasalahan yang timbul karena ketidaktahuan kita tentang informasi geospasial. Sudah saatnya kita merubah gaya hidup kita dengan memanfaatkan informasi geospasial agar hidup kita lebih efisien dan berkualitas. Begini caranya !

1. Gunakan Peta !

Mungkin diantara kita pernah melihat tayangan “Dora The Explore“, film animasi anak yang tanpa sadar mengajarkan kita untuk menggunakan peta saat tersesat, begitu juga dengan pelajaran “Peta Buta” disekolah dulu. Semua itu memang sangat berkaitan dengan ilmu geospasial.

Salah satu contoh lainnya adalah kemacetan. Memang kemacetan muncul karena ulah manusia itu sendiri, banyaknya populasi pengguna kendaraan pribadi juga merupakan salah satu faktor terjadinya kemacetan. Namun jika kita mengetahui informasi geospasial dalam hal ini peta atau GPS atau g**gle maps, tentu kita dapat mengambil jalur alternatif lain agar terhindar dari kemacetan yang ada.

Hal serupa juga dapat kita lakukan saat akan melakukan perjalanan atau berpergian hanya bermodalkan alamat atau titik koordinat. Lokasi dengan mudah dapat kita temukan, perjalanan lancar, waktu kita lebih efisien dan tidak akan terbuang sia-sia.

Sumber : http://geospasial.bnpb.go.id

2. Manfaatkan Informasi Geospasial !

Tidak ada yang tidak bermanfaat segala ilmu yang kita pelajari, termasuk informasi geospasial. Banyak rumah atau gedung yang dibangun secara asal diatas permukaan tanah tanpa melihat dari sisi kontur tanah ataupun kekuatan permukaan bumi tersebut, alhasil bangunan tersebut rentan terhadap gempa atau longsor.

Pentingnya kita mengetahui informasi geospasial, dalam hal ini yaitu permukaan bumi. Tentunya kita akan lebih waspada dalam mencegah atau menanggulangi bencana sesuai informasi geospasial pada Indeks Peta Bencana. Bayangkan jika kita asal dalam membangun rumah diatas tanah yang rawan dengan bencana longsor atau banjir misalnya, tentu kerugian dan kesengsaraan yang akan kita dapati.

Setidaknya dengan kita memanfaatkan informasi geospasial, kita dapat meminimalisir kejadian merugikan yang tidak kita inginkan.

Sumber : http://geospasial.bnpb.go.id

Sumber : http://geospasial.bnpb.go.id

Sumber : http://geospasial.bnpb.go.id

3. Komunikasikan bersama BIG!

Informasi geospasial akan lebih dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari apabila telah menyentuh aspek-aspek aplikasi praktis, seperti sistem navigasi mobil, bisnis properti, bisnis perbankan, bisnis pariwisata dan lain-lain. Pada masalah aplikasi praktis ini diperlukan peran aktif pihak pengusaha bisnis survei dan pemetaan.

Komunikasikan bersama pusat informasi geospasial untuk kita mengetahui informasinya, dalam hal ini lembaga di Indonesia yang berwenang dalam informasi tersebut adalah Badan Informasi Geospasial (BIG) berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial (IG).

Badan Informasi Geospasial untuk Indonesia

<iframe width="760" height="434" src="https://www.youtube.com/embed/X4ZMQNvNfL4?ecver=1" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

Kehadiran Badan Informasi Geospasial tentu akan sangat bermanfaat untuk pemerintahan dan masyarakat luas dalam mengakses informasi geospasial yang dapat dipertanggung jawabkan, efisien dan efektif sesuai dengan tujuananya yang tertuang dalam UU tentang Informasi Geospasial.

Setidaknya ada tiga hal penting yang mendukung pendayagunaan informasi geospasial diantaranya:

  1. Administrasi publik (public administration)
  2. Pelayanan publik (public services)
  3. Peran-peran internasional yang diemban pemerintah.

Selengkapnya simak video ini!

— Sejuta Peta Untuk Negeri —

Sumber : facebook-infogeospasial

Penerbitan PETA NKRI 2017

di Kota Sabang, Aceh

Sumber : facebook-infogeospasial

Penerbitan diresmikan oleh Kepala BIG

Prof. Hasanuddin Z. Abidin

Sumber : facebook-infogeospasial

Peta NKRI 2017 merupakan hasil kerja sama

dengan beberapa instansi pemerintahan.

Sejalan dengan rangkaian Hari Informasi Geospasial (HIG) ke-48, Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai lembaga yang mempunyai otoritas di bidang informasi Geospasial (IG) nasional merilis Peta NKRI 2017. Tujuan dari pembaharuan Peta NKRI ini adalah agar seluruh masyarakat mendapatkan informasi dan gambaran umum tentang wilayah NKRI sesuai dengan kondisi terkini. Sejuta peta untuk negeri, merupakan bukti peranan Badan Informasi Geospasial dalam memberikan kontribusinya terhadap masyarakat Indonesia.

Follow Social Media Badan Informasi Geospasial untuk dapatkan informasi selengkapnya terkait perkembangannya

           

Let’s Share to Your Friend !