Gemparkan Dunia Laptop Ultra Tipis dan Ringkas, ASUS Hadirkan ZenBook UX333, UX433 dan UX533.

Gemparkan Dunia Laptop Ultra Tipis dan Ringkas, ASUS Hadirkan ZenBook UX333, UX433 dan UX533.

Gemparkan Dunia Laptop Ultra Tipis dan Ringkas, ASUS Hadirkan ZenBook UX333, UX433 dan UX533.

Emang beneran ada laptop ultra tipis, ultra ringan dan ringkas dibawa kemana-mana? Jawabanya ada di sini! 

Dunia sedang dihebohkan dengan hadirnya laptop unpredictable. Pasalnya laptop ini bisa dibilang ultra tipis, ultra ringan dan ringkas untuk dibawa kemana-mana. Saya pun terheran-heran mendengar hiruk pikuknya manusia membicarakan laptop yang satu ini. Emang ada laptop setipis dan seringan itu? pertanyaan dalam hati pun bertebaran.

Kalaupun ada mungkin spesifikasinya dikurangin, misalnya daya baterainya tidak tahan lama, bahan materialnya terbuat dari plastik, hardisknya dihilangkan, dan pastinya banyak kemungkinan lainnya yang membuat kita tidak percaya dengan hadirnya laptop yang seringkas itu.

Saya saja yang sudah menggunakan ASUS versi ultrabook UX32VD, laptop paling tipis dan kuat dijamannya, masih tuh merasa berat kalo dibawa kemana-mana, ya karena memang bahannya terbuat dari material alumunium yang tahan banting. Jadi saya masih enggak percaya kalau ada laptop yang lebih tipis, ringan dan ringkas, tetapi spesifikasinya dan materialnya tetap bagus.

Aktivitas bersama Laptop tercinta ASUS UX32VD

Foto saya bersama ASUS kesayangan saya yang tipis dan mudah dibawa kemana-mana. Tetapi masih berat sih!

Dok.pri

Toh, kalaupun ada laptop yang ultra tipis, ultra ringan dan ringkas untuk dibawa kemana-mana, saya lah orang yang pasti bakalan ikut ngantri membelinya. Karena apa? tentu karena laptop ringkas sangat cocok untuk aktivitas mobile yang saya lakukan, terlebih lagi saya suka berpergian alias traveling. Jadi, saya sangat appreciate kalau ada laptop yang lebih tipis, ringan dan ringkas dari laptop saya yang sekarang.

Tetapi selidik punya selidik, berita yang menurut saya hampir masuk dalam kategori hoax itu, ternyata benar adanya. Ada laptop keluaran terbaru yang memiliki bodi tipis, ringan, dan ringkas yang memiliki spesifikasi gahar, siapa lagi kalau bukan ASUS versi Zenbook. Nah, kalo ini saya baru percaya!.

Event Peluncuran ASUS ZenBook World’s Smallest 13,14,15 Inch Notebook di Hotel Pullman, Jakarta (Youtube: Asus Indonesia)

Di awal tahun 2019, tepatnya di bulan Januari bertempat di Hotel Pullman, Jakarta ASUS menggelar peluncuran produk ZenBook terbaru dengan tema “The World’s Smallest 13,14,15 Inch Laptop”. Tentu ini membuat seantero jagat maya bertanya-tanya? beneran tipis? beneran ringkas? seakan tidak percaya bahwa ASUS dengan teknologi dan kecanggihanya mampu membuat produk seperti ini.

Nah, pada artikel berikut ini pastinya saya akan membahas laptop seri ZenBook keluaran terbaru ini yang digadang-gadang memiliki bodi yang tipis dan ringkas, namun tetap premium dengan spesifikasinya yang gahar. Pada penasarankan seperti apa laptop ZenBook dengan identitasnya UX333, UX433 dan UX533. Langsung saja yuk simak spesifikasinya berikut ini!

Laptop On the Go yang Ultraportable

Kalian suka pergi kemana-mana? tapi disibukkan dengan aktivitas yang tak bisa lepas dari benda bernama laptop? Nah, ini dia jawabanya laptop on the go yang siap dibawa traveling tanpa harus memakan tempat. ASUS mempersembahkan ZenBook seri terbaru dengan standar baru ultracompact dan ultralight yang memiliki dimensi paling ringkas di kelasnya.

Kalian harus tahu bahwa ZenBook UX333, UX433 dan UX533 hadir dengan tampilan yang berbeda berkat penggunaan teknologi NanoEdge Display. Teknologi tersebut mampu menyuguhkan desain frameless dengan bezel sangat tipis di keempat sisi layar, sehingga mampu memaksimalkan tampilan layar dengan screen-to-body ratio hingga 92%. Hmm kira-kira setipis apa ya? begini kurang lebihnya!

Penampakan ASUS ZenBook dengan bazel tipis  (Source: Asus)

Terlihat sangat jelaskan bahwa adanya teknologi NanoEdge Display pada seri ZenBook terbaru mampu menghasilkan tampilan visual yang lebih ngejreng dari tampilan layar sebelumnya. Didukung juga dengan resolusi tinggi teknologi NanoEdge Display, yang kalau misalkan kita streaming video atau nonton drama korea, berasa kita bertemu langsung dengan Lee Min-ho. Pokoknya memberikan pengalaman visual yang sangat impresif dan atraktif.

Dan yang lebih memukau dan terkesan premium adalah selain NanoEdge displaynya, Desain bodi seri ZenBook terbaru ini tidak terlepas dari menggunakan konsep Zen dengan spun-metal finish di bagian belakang layarnya. Kebayangkan kalau nenteng-nenteng benda ini berasa dunia ini milik kita sendiri.

Oh, iya ada dua pilihan warna yang telah disediakan, yaitu Royal Blue yang memberikan kesan mewah dan premium. Sementara warna Icicle Silver hadir dengan nuansa unik dan elegan. Pilihan warna Burgundy Red juga akan hadir pada ZenBook 13 UX333FN. 

Gimana? tertarik gak untuk punya ZenBook versi terbaru ini?

Dirancang untuk Produktivitas tanpa Batas

Bagi kalian yang memiliki segudang aktivitas, entah itu di dalam maupun di luar ruangan. Laptop ZenBook terbaru ini sangat cocok untuk kalian, karena dirancang sebagai perangkat penunjang produktivitas on-the-go, yang siap menemani aktivitas kalian. Apalagi ZenBook 13 dan 14 telah hadir dengan fitur eksklusif ASUS NumberPad. Fitur ini  merupakan pengganti tombol numpad fisik yang tidak bisa dihadirkan di laptop berukuran kecil.

Pokoknya pekerjaan apapun seperti akuntan, auditor atau bahkan pemilik kos-kosan yang gemar menghitung uang, semua jadi mudah dengan adanya laptop ini. Hanya dengan menekan ikon di ujung touchpad, NumberPad akan muncul lewat lampu LED yang sudah terintegrasi dengan touchpad. Urusan input data jadi semakin mudahkan? Jelas ASUS gitu lho!

Pembahasan yang satu ini juga gak kalah seru nih! Semua model seri ZenBook terbaru kali ini dilengkapi dengan 3D infrared (IR) camera yang memiliki kemampuan untuk memindai wajah bahkan dalam kondisi gelap. Emang buat selfie? ngak cuma itu! Penggunaan kamera canggih ini digunakan untuk login tanpa harus mengetik password. Jadi kita bisa langsung login dengan cepat melalui proses pemindaian wajah menggunakan Windows Hello. Jelas, tidak hanya smartphone saja yang bisa face unlock, tetapi laptop ZenBook kekinian pun juga bisa dong!

Biasanya kalau laptop super tipis atau ringan sering kali kita jumpai ‘miskin’ sekali yang namanya konektivitas. Alhasil, untuk memindahkan data saja diperlukan kabel tambahan agar tetap terhubung. Nah, lain halnya nih dengan ASUS ZenBook UX333, UX433 dan UX533 yang telah dirancang untuk para pekerja mobile, dilengkapi dengan fitur konektivitas yang mumpuni.

Untuk itulah seri ZenBook terbaru kali ini tetap menghadirkan USB 3.1 Type-A sehingga penggunanya tetap bisa menghubungkan berbagai perangkat yang dibutuhkan. Untuk perangkat modern, ASUS menyediakan port USB 3.1 Gen 2 Type-C yang memiliki kecepatan transfer data hingga 10Gbps. Ada juga lho tambahannya seperti, port HDMI, combo audio jack, dan pembaca kartu MicroSD ikut dihadirkan dijajaran laptop ZenBook terbaru ini.

Sama seperti seri ZenBook lainnya, kenyamanan penggunaan merupakan salah satu prioritas ASUS. Kali ini, seri ZenBook terbaru hadir dengan fitur ErgoLift Design yang akan mengangkat bodi laptop dan membentuk sudut 3 derajat ketika digunakan. Sudut tersebut dapat meningkatkan kenyamanan saat mengetik sekaligus meningkatkan performa audio serta pendinginan. Awesome-lah pokoknya laptop dengan fitur canggih yang disetiap sudutnya memberi kesan yang berbeda dari laptop lainnya.

Performa Canggih tanpa Kompromi

Kalau soal performa, tentu seri ZenBook terbaru ini lagi-lagi hadir tanpa kompromi. Sudah pasti lebih tangguh dari laptop pendahulunya. ZenBook UX333, UX433 dan UX533 memang didesain sebagai perangkat on-the-go yang memiliki performa lebih dari sekedar laptop biasa. 

Ultrabook ini dibekali dengan prosesor Intel Core generasi ke-8 serta didukung oleh GPU NVIDIA GeForce untuk performa komputasi dan grafis terbaik di kelasnya. Opsi GPU NVIDIA GeForce MX150 tersedia untuk ZenBook 13 dan 14. Sedangkan ZenBook 15 ditenagai oleh GPU yang lebih kencang yaitu NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q.

Semua model ZenBook terbaru kali ini juga sudah menggunakan NVMe PCIe SSD berperforma tinggi dengan kapasitas hingga 512GB, serta dilengkapi dengan RAM hingga 16GB. Tentunya semakin lega saat menyimpan data dengan high speed, juga lancar saat beraktivitas. Semua spesifikasi tersebut membuat lini ZenBook terbaru, sangat ideal digunakan sebagai laptop sehari-hari yang serbaguna, baik itu untuk bekerja, menikmati hiburan, membuat konten, hingga bermain game kasual.

Sebagai laptop yang mendukung produktivitas kita sehari-hari, semua model ZenBook terbaru sudah dilengkapi dengan gigabit-class WiFi serta ASUS WiFi Master Technology, memastikan koneksi pada jajaran laptop seperti ini akan senantiasa stabil. Sebagai pelengkap tambahannya juga disematkan Bluetooth 5.0 di semua lini ZenBook terbaru ini, memungkinkan laptop dapat terhubung dengan berbagai perangkat terkini.

Didesain untuk penguna dengan mobilitas tinggi, ASUS ZenBook terbaru hadir dengan ketahanan baterai yang tinggi yaitu 14 jam untuk seri ZenBook 13 dan 14, serta 16 jam untuk seri ZenBook 15. Ketahanan baterai tersebut memastikan penggunanya untuk beraktivitas seharian tanpa perlu mengisi daya baterai laptop ini.

Nah, itulah performa dari ASUS ZenBook UX333, UX433 dan UX533 super kece yang dilengkapi juga dengan operasi sistem Windows 10 Home. Pastinya tidak hanya saya yang kepincut dengan bodinya yang ramping dan elegan, tetapi juga karena performanya menakjubkan.

So, #2019GantiZenBook

Tangguh, bersertifikasi Military Grade

Biasanya laptop dengan bodi yang tipis dan ringan, sangat ringkih untuk urusan durabilitasya. Namun tidak dengan ZenBook UX333, UX433 dan UX533 yang didesain dengan bodi tahan banting. Perlu kalian ketahui, laptop ini sudah mengantongi sertifikasi Military Grade MIL-STD 810G, menandakan bahwa laptop ini memiliki durabilitas tinggi. Mungkin masih ada diantara kalian yang tidak percaya, tentu hal tersebut wajar-wajar saja, sebab benda yang semakin tipis biasanya lebih ringkih dan mudah rusak. Tapi, hal tersebut tidak berlaku bagi ultrabook yang satu ini.

MIL-STD 810G

ASUS Laptop Quality Test

Low Temperature Test
Hot Temperature Test
Altitude Test
Humidity Test
Drop Test
Altitude Test
Shock Test
Hinge Test
Keyboard Test
I/O Port Test
Twist Test
Panel Presicion Test
Presure Test
Noise and Audio Test
EMI Test

Jadi tak perlu kuatir lagi nih saat traveling bawa laptop, karena laptop ini memang didesain untuk bodi yang tahan banting disegala medan. Selain lolos standar uji ketahanan internal ASUS, jajaran laptop terbaru ini juga lolos berbagai pengujian ekstrem diantaranya seperti tes jatuh (drop test), tes guncangan (vibration test), tes penggunaan di ketinggian (altitude test), hingga tes di suhu tinggi dan rendah (temperature test). Kebayangkan betapa tangguhnya laptop ini!

ZenBook terbaru ini memang merupakan laptop ultra-tangguh sekaligus ultra-portabel yang tepat untuk para profesional on-the-go. Kemanapun bawa laptop tentu tak kuatir terjatuh ataupun terlindas sekalipun.

Kesimpulannya…

Kehadiran ASUS ZenBook 13 UX333, 14 UX433 dan 15 UX 533, tentunya menjadi kabar gembira bagi kita yang harus bekerja tanpa mengenal batasan waktu dan tempat. Karena ASUS ZenBook terbaru ini didesain dengan bodi ultra tipis, ringan dan ringkas untuk dibawa kemana-mana.

Dengan beberapa fitur dan kelebihan yang ditawarkan ZenBook “the world’s smallest laptop” menghadirkan innovasi terbarunya seperti face recognize, NumPad light, ErgoLift, NanoEdge Display dan kelebihan lainnya yang patut kita acungkan jempol. Tentunya sesuai dengan harganya yang merogoh kocek mulai dari 15juta-an.

Harapannya dengan hadirnya ASUS ZenBook UX333, UX433 dan UX533, mampu mendongkrak produktivitas kita untuk kreativitas tanpa batas. So, kamu mau pilih yang mana?

Spesifikasi ASUS ZenBook 13′ UX333, 14′ UX433, 15′ UX533 

ModelASUS ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, ZenBook 15 UX533
CPUIntel Core i5 8265U Quad Core Processor (6M Cache, up to 3.4GHz)
Intel Core i7 8565U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.6GHz)
Operating SystemWindows 10 Home
Memory & Storage

Up to 16GB LPDDR3

R512GB M.2 NVMe PCIe SSDAM

Display

13,3” (16:9) FHD (1920×1080) with NanoEdge Display (UX333)
14” (16:9) FHD (1920×1080) with NanoEdge Display (UX433)
15,6” (16:9) FHD (1920×1080) with NanoEdge Display (UX533)

Graphics

Discrete graphics NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q (UX533)
Discrete graphics NVIDIA GeForce MX150 (UX333 & UX433)
Integrated Intel UHD Graphics 620

Input/Output1 x USB3.1 Type-C (GEN 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 1), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
CameraHD IR/RGB Combo Camera
ConectivityDual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
AudioHarman Kardon certified audio system with ASUS SonicMaster surround-sound technology, Array microphone with Cortana voice-recognition support
Battery50WHrs 3-cell battery (UX333 & UX433)
73WHrs 4-cell battery (UX533)
Dimension(WxDxH) 302 x 189 x 16,9 mm (UX333)
(WxDxH) 319 x 199 x 15,9 mm (UX433)
(WxDxH) 354 x 220 x 17,9 mm (UX533)
Weight

1,19Kg with Battery (UX333 & UX433)
1,67Kg with Battery (UX533)

ColorRoyal Blue, Icicle Silver, Burgundy Red
Waranty2 tahun garansi global
PriceMulai dari 15 Juta-an

 

Discimer

Artikel ini diikutesertakan dalam Blog Competition ASUSxKaterina S

Sumber Referensi

https://www.asus.com

 

Copyright

Teks: Adhi Hermawan
Infografis: Adhi Hermawan
Ilustrasi: Freepik, Flaticon

 

 

Resolusi Bisnis 2019, Dari Desainer Grafis Jadi Clothing Line

Resolusi Bisnis 2019, Dari Desainer Grafis Jadi Clothing Line

Resolusi Bisnis 2019, Dari Desainer Grafis Jadi Clothing Line 

Setinggi apapun pangkat yang anda miliki, Anda Tetap Seorang Pegawai. Sekecil apapun usaha yang anda punya, anda adalah bos nya. – Bob Sadino –

Empat tahun yang lalu tepatnya di tahun 2015, saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan. Alasannya karena saya ingin merintis sebuah usaha. Iya, saya ingin menjadi seorang usahawan seperti ayah saya. Entah kenapa, saya tertarik untuk mengolah skill yang saya miliki dan mengembangkannya menjadi sebuah bisnis.

Ayah saya pernah berkata (dalam bahasa Jawa);

“Neng endi wae uripmu, nek kowe ndue keterampilan, awakmu bakalan iso urip”

Artinya dimana pun kamu berada jika kamu memiliki keterampilan, kamu akan tetap bisa hidup. Maksudnya yaitu berkaca dari ayah saya yang tak tamat SMA, namun dengan skill menjahit yang beliau miliki, mampu menghidupi istri dan anak-anaknya. Kalimat itulah yang kemudian menjadi sandaran hidup saya untuk terus mengasah keterampilan yang saya miliki.

Berawal dari hobi menggambar, akhirnya bakat menjadi seorang desainer grafis pun tumbuh seiring berjalannya waktu. Saya semakin yakin bahwa ini adalah passion hidup saya yaitu desainer grafis.

Selepas resign dari pekerjaan, saya pun mencoba merintis usaha dengan kemampuan yang saya miliki. Dengan modal keterampilan mendesain, saya pun membuka jasa cetak foto. Perjuangan pun terus berlanjut hingga saya memiliki toko percetakan digital. Produk kami yaitu sablon kaos, cetak mug, pin bros, gantungan kunci, undangan, spanduk dan cetak foto.

Saya merasa bangga, karena mampu mewujudkan mimpi saya untuk menjadi seorang pengusaha. Memang benar kata Bob sadino “Setinggi apapun pangkat yang anda miliki, Anda Tetap Seorang Pegawai. Sekecil apapun usaha yang anda punya, anda adalah bos nya”. Pekerjaan mendesain pun menjadi menyenangkan tanpa terkekang oleh waktu.

Setelah menikmati rasanya menjadi pengusaha, bukan berarti saya tidak pernah melewati halangan maupun rintangan, apalagi kegagalan. Justru dari usaha inilah saya belajar dari yang namanya kegagalan. 

Saya Pernah Gagal

Dua tahun setelah saya merintis usaha percetakan, persaingan usaha mulai bermunculan. Ada tiga toko di deretan lokasi yang sama membuka usaha yang serupa dengan bisnis saya. Konsekuensinya tentu saya harus berani banting harga, agar para pelanggan toko saya tidak beralih ke toko sebelah.

Promosi gencar dengan harga diskon sudah saya lakukan, tapi apalah daya. Tidak sedikit pelanggan saya yang lebih memilih toko sebelah, mungkin dengan alasan lebih murah dan banyak varian produknya. Toko sebelah nampaknya menjadi kandidat pesaing yang mengancam usaha saya.

Singkat cerita, usaha saya harus gulung tikar, karena biaya pemasukan tak sebanding dengan biaya pengeluaran. Untuk modal perlengkapan seperti maintenance mesin cetak, bahan material dan perlengkapan lainnya harus terurungkan karena kurangnya modal. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk menyudahi usaha ini. 

Belajar Dari Kegagalan

Dari sebuah kegagalan tentu saya belajar banyak hal untuk terus memperbaiki diri dalam mengatur sebuah usaha. Nah, untuk menebus kegagalan, saya memiliki rencana untuk membangun bisnis di tahun 2019 ini, saya berharap dapat membangun kembali usaha yang dulu sempat terhenti. Saya ingin membuka kembali usaha clothing line atau sablon kaos digital. Saya juga sudah mempersiapkan strategi bisnis yang telah saya rangkum saat mengikuti beberapa pelatihan bisnis. Dan diantara strategi bisnisnya yaitu sebagai berikut:

1. Menciptakan ide design yang kreatif
Dengan adanya design yang menarik dan unik dijamin banyak orang yang melirik, apalagi design tersebut menjadi trending dikalangan anak muda saat ini. Perlu adanya trik khusus dalam mendesign sebuah kaos mulai dari Reference Idea, Drawing Sketch, Colouring, dan yang terakhir adalah Applying to Media.

2. Menentukan segmentasi dan target pasar
Kita harus cermat dalam menentukan segmentasi dan target pasar mulai dari jenis kelamin, status pendidikan, tingkat usia, dan status ekonomi. Karena saya usahanya di bidang clothing line jadi untuk target pasar sudah jelas untuk semua kalangan terutama anak milenial. Kalau dari pengalaman sebelumnya sih, cara ini cukup efektif. 

3. Lokasi yang strategis untuk toko & produksi
Lokasi adalah salah satu faktor utama yang mendukung keberhasilan suatu usaha. Tentunya dengan lokasi yang strategis akan meningkatkan pemasaran dan juga memperluas market. Jadi sebisa mungkin untuk memilih lokasi yang sesuai dengan target pasar juga. Namun, di era digital sekarang ini, tempat bukanlah alasan untuk kita tidak memulai usaha, karena kita bisa melakukan semua transaksi secara online. Salah satunya dengan membuka toko online. 

4. Positioning harga produk
Kadang sempat bingung juga sih dalam menentuan harga produk. Nah, kita bisa melakukannya dengan cara positioning harga produk, jika target kita kalangan menengah ke bawah tentu kita harga yang cocok tentu dibawah brand lain yang segmentasinya di atas pasar kita. Karena itu harus dilakukan dengan selektif sesuai dengan effort yang kita keluarkan, misalnya modal, tenaga, waktu dll.

5. Menentukan kualitas & kapasitas produksi
Menjaga kualitas itu penting dalam sebuah usaha, apalagi kalau kita sebagai pemula. Jika kualitas produk kita bagus, pasti pelanggan kita akan lebih memprioritaskan kita. Kalau kualitas kita menurun tentu banyak pelanggan kita yang akan kecewa, jadi menjaga kualitas adalah prioritas.

Soal kuantitas juga perlu untuk diperhitungkan saat kita sepakat dengan waktu yang ditentukan, jangan sampai terlewat batas waktunya. So, ini penting banget buat kalian yang merasa kapasitasnya hanya mampu sedikit, jangan sekali-kali menerima orderan dengan kapasitas besar atau diluar dari kemampuan kita. Ini akan berdampak pada kepercayaan pelanggan kita.

6. Marketing produk
Era digital seperti sekarang ini, membawa perubahan dalam segi sosialisasi termasuk saat pemasaran produk. Teknologi internet yang terus berkembang, mewarnai serangkaian cara untuk mempromosikan suatu uasaha. Jangkauannya lebih luas daripada pemasaran manual, apa salahnya kita mencoba beralih ke internet marketing. Apalagi sudah banyak marketplace yang menyediakan lapak untuk kita menjajakan produk kita di dalamnya.

7. Berserah diri
Berserah diri di sini tentu bukanlah putus asa, tetapi lebih memasrahkan segala sesuatunya kepada Sang Pencipta. Karena kita sama-sama tahu bahwa rejeki itu sudah diatur sesuai porsi masing-masing dan segala ketentuannya adalah baik untuk kita. Secapek apapun kita berusaha, sebanyak apapun waktu yang terbuang, sebesar apapun harta yang kita keluarkan, tentu akan ada balasannya.So, Tetep semangat !!!

Itulah beberapa strategi saya dalam meningkatkan usaha di bidang clothing line yang akan saya geluti nanti. Untuk memulainya tentu butuh dukungan dan informasi agar apa yang menjadi resolusi bisnis di tahun 2019 ini tidak terhenti di tengah jalan.

Tapi gak perlu kuatir sih karena di era digital sekarang ini, kita tidak perlu pusing dan bersusah payah dalam menciptakan atau memulai sebuah usaha. Salah satunya yaitu dengan hadirnya Ralali.com yang siap untuk membantu kita mewujudkan mimpi kita menjadi seorang pengusaha. Penasaran pastikan dengan Ralali.com, yuk simak ulasanya berikut ini.

Wujudkan Bisnis Bersama Ralali.com

Ralali merupakan marketplace B2B terbesar di Indonesia yang menyediakan berbagai macam kebutuhan dalam beragam katagori bisnis. Dengan Ralali antara penjual dan pembeli dapat melalukan transaksi online secara bulk atau grosir.

Kenapa Ralali ?

Credible

Ralali dipercaya sebagai B2B Marketplace terbesar di Indonesia

Reliable

Cepat, Aman dan Transparan dengan teknologi modern

Relationship

Ralali mendukung UMKM
dari waktu ke waktu

Ralali.com hadir untuk menjembatani antara para pelaku industri usaha dengan market yang besar, menjual produknya secara grosir kepada para pelaku UMKM atau bisnis pemula untuk dapat memulai dan mengembangkan bisnisnya. Berbeda dengan marketplace lainnya, Ralali lebih mengutamakan sistem B2B Marketplace.

Apa sih itu B2B ?

B2B adalah kepanjangan dari Business to Business, sebuah transaksi jual beli secara online yang dilakukan antara pelaku bisnis atau pemilik usaha dengan pengusaha lainnya. Misal : Pengusaha interior dengan pemilik cafe, Pemilik usaha Ban dengan Pemilik usaha Bengkel Mobil, dll

Ralali menjembatani antara industri/distributor dengan pengusaha baru

Ralali.com didukung dengan teknologi digital, siap mengembangkan platform bisnis unggulan berkelas dunia, mengembangkan SDM yang handal di bidang teknologi digital & bisnis, dan membangun ekosistem pebisnis untuk mensejahterakan para pelaku bisnis.

Ralali tentu menjadi jembatan bagi pengusaha baru untuk memulai bisnisnya. Karena segala kebutuhan telah tersedia dalam marketplace business to business seperti Ralali ini. Tapi tahukan kalian perbedaan antara Ralali dengan marketplace lainnya? Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Ralali Vs Marketplace lain.

Tahukah kalian perbedaan Ralali dengan toko online lainnya ?

Ralali.com lebih mengutamakan marketplace B2B yang artinya “Business to Business”. Jadi untuk memulai usaha clothing line, saya tidak harus membeli bahan kaos di toko biasa, tetapi dapat memesan kaos langsung dari distributor online atau agen dengan harga grosir melalui ralali.com.

Tentu sangat berbeda dengan toko online lainnya yang menggunakan sistem B2C (Business to Costumer) atau C2C (Costumer to Costumer).

Nah, untuk memenuhi kebutuhan bisnis kalian, Ralali B2B Marketplace ini sangat cocok bagi kalian yang ingin memulai usaha tanpa harus mencari-cari agen atau distributor dengan harga yang lebih murah.

Cukup dengan Ralali.com semua tersedia, karena sejak tahun 2014 sekarang Ralali sudah memiliki 11.000 vendor terpercaya, 135.000 pelanggan, 250.000 produk barang/jasa, dan lebih dari 2 juta pengunjung perbulan. Jadi tidak perlu ragu lagi, #IniSaatNya beralih ke Ralali.com.

Vendor Terpercaya

Pelanggan

Produk Barang/Jasa

Pengunjung/bulan

Kelebihan Marketplace Ralali.com

Mencari distributor atau kebutuhan bisnis tentu menjadi lebih mudah dengan Ralali.com karena lebih dari 12 kategori bisnis berupa barang dan jasa tersedia tanpa harus survey ke berbagai tempat. Lantas apa saja yang menjadi kelebihan Ralali sebagai penyedia marketplace Bussines to bussines. Nah, ini dia yang menjadi alasan kenapa kalian harus memulai bisnis bersama Ralali.

Pembayaran

Gak usah kuatir soal pembayaran karena  di Ralali segala transaksi dijamin Aman dan Terpercaya

Harga Grosir

Harga jual di Ralali juga sangat cocok untuk di jual kembali. Jadi bisnis pun pasti untung!

Ribuan Penjual

Masih bingung? Jangan kuatir karena di Ralali banyak penjual yang siap mencukupi kebutuhan bisnismu.

Banyak Promo

Di Ralali kalian juga akan menemukan banyak promo diskon. So, gunakan kesempatan ini untuk memulainya.

Dengan sistem pembayaran yang terintegrasi secara digital dan transparan kalian tidak perlu kuatir, karena segala transaksi dijamin Aman dan Terpercaya. Untuk harganya sudah pasti grosir dan cocok untuk dijual kembali karena kalian akan dipertemukan langsung dengan pelaku industrinya. Dan yang lebih hematnya lagi, kalian bisa gunakan kesempatan berbelanja kalian dengan diskon atau promo yang telah tersedia.

Kalian juga tak perlu galau, karena segala kebutuhan yang kalian inginkan akan tersedia di Ralali, alasannya kenapa? karena penjualnya banyak. Jadi kebutuhan apapun yang kalian inginkan tentunya tersedia di Ralali. Kelebihan lainnya tentu ada, Inilah yang akan meyakinkan kalian kalau ternayata Ralali sangat cocok untuk mengawali bisnis kalian.

Credible

Ralali telah di percaya sebagai B2B Marketplace terbesar di Indonesia dan membukukan pendanaan dari investor terkemuka Asia. Ralali juga di gawangi oleh tim yang berpengalaman di bidangnya

Reliable

Dengan teknologi Ralali.com yang modern, berbelanja kebutuhan bisnis menjadi lebih cepat, aman dan transparan

Relationship

Ralali adalah partner terdekat anda dalam berbisnis. Ralali mendukung dan  membantu para pebisnis di Indonesia untuk tumbuh berkembang seiring dengan berjalannya waktu

Kini mengawali usaha semudah menyentuhnya dengan ujung jari, lebih mudah, praktis, dan tentunya aman dan terpercaya. Apalagi bisa dilakukan dari rumah tanpa harus bermacet-macet ria. Cukup dengan Ralali.com kebutuhan bisnis dengan segera terpenuhi. 

Tidak hanya itu, Ralali juga mengusung konsep dengan nilai-nilai pelayanan yang maksimal. Dengan pelayanan CARE yaitu Costumer Obsessed, Agile, Respect dan Excellence kalian akan diperlakukan senyaman mungkin ketika berbelanja di Ralali.com.

So, tunggu apalagi? Ini saatnya bergabung bersama Ralali untuk mewujudkan bisnis kalian. 

Customer Obsessed

Keberhasilan customer adalah keberhasilan Ralali.com. Obsesi memberikan pengalaman terbaik bagi customer.

Agile

Cekatan, berani, tegas dalam mengambil keputusan dan pengelolaan resiko. Open minded selalu siap pada perubahan.

Respect

Saling menghargai dan menghormati dalam tutur kata dan tingkah laku. Mengupayakan suasana kerja kondusif & kolaboratif.

Excellence

Memberikan yang terbaik dari diri untuk keberhasilan bersama. Menjadi lebih baik setiap hari, haus untuk belajar dan berkembang.

Langkah Mudah Berbelanja di Ralali.com

Untuk bertransaksi melalui Ralali.com, ternyata tidak berbeda jauh dengan cara bertransaksi memesan barang seperti toko online lainnya. Penggunaanya cukup mudah, simpel dan tentunya akan mempercepat proses pembelian, jadi waktu kalian akan semakin produktif bersama Ralali.

Tersedia juga lho fitur pencarian yang sudah terintegrasi dengan pasar online vertikal (Ralali 3.0): Bisnis Inovasi Grup (BIG), dimana Ralali.com lebih mendalami kebutuhan pelanggan dengan menggunakan big data untuk memberikan solusi kepada UMKM agar kebutuhan bisnisnya dapat terpenuhi.

5 Langkah Mudah Transaksi di Ralali.com

Registrasi Ralali.com

Kunjungi situs Ralali.com, kemudian daftarkan diri kalian. Kalian bisa login melalui platform facebook ataupun google.

Pilih Kategori Barang/Jasa

Terdapat 12 kategori yang dapat kalian pilih untuk memenuhi kabutuhan bisnis. Pilihlah yang sesuai dengan bisnis Anda.

Pilih Jenis Barang/Jasa

Pilih jenis barang yang ingin kalian beli, kalian bisa melakukan fitur filter sesuai dengan kebutuhan kalian.

Tentukan Detail Transaksi

Langkah selanjutnya yaitu menentukan detail transaksi sesuai dengan kriteria barang yang kalian inginkan.

Masukkan Voucher Diskon dan Lakukan Pembayaran

Jika kalian memiliki kode voucher, silahkan tuliskan pada kolom untuk menggunakannya. Jangan lupa untuk lakukan pembayaran melalui merchant yang sudah bekerja sama dengan ralali.

Itulah serangkaian cara mudah bertransaksi di Ralali.com. Fiturnya yang banyak dan sangat bermanfaat tentunya memberi kemudahan bagi siapa saja yang bertransaksi melalui Ralali. Oh iya, di Ralali juga terdapat fitur baru yaitu Ralali Quotation, dimana pihak Ralali akan mencarikan penawaran terbaik bebas biaya komisi alias Gratis,  solusi untuk mendapatkan produk custom tentunya dengan penawaran terbaik.

Gimana? kurang canggih apa Ralali? So, pasti ini adalah marketplace bisnis pertama di Indonesia yang mengerti para pejuang bisnis seperti saya. Saya yakin innovasi ini akan memberikan dampak kepada setiap orang yang berusaha keras mewujudkan mimpi dan cita-citanya menjadi seorang pengusaha sukses.

Kesimpulanya…

Inget bisnis, tentu ora lali dengan ralali.com karena beragam usaha bisa dimulai dari sini.

Marketplace B2B yang siap menjadi partner pemenuhan kebutuhan usaha kita. Apapun usahanya Ralali siap mendukung untuk mengembangkan usaha kita.

So, ojo lali karo Ralali.com yo!

Mulai Bisnismu Sekarang Juga!

Discimer

Artikel ini diikutesertakan dalam Ralali Blog Competition

Sumber Referensi

https://www.ralali.com

 

Copyright

Teks: Adhi Hermawan
Foto: Adhi Hermawan
Ilustrasi: Freepik, Flaticon

 

 

ASUS Zenfone Max M2, Smartphone Memukau Harga Terjangkau

ASUS Zenfone Max M2, Smartphone Memukau Harga Terjangkau

Asus Zenfone Max M2 Smartphone Memukau Harga Terjangkau

Sebagai seorang blogger yang hobinya main game, saya butuh smartphone tangguh dengan harga terjangkau.

Di awal tahun 2019, ASUS nampaknya masih saja menjadi pusat perhatian bagi blogger seperti saya. Eh tidak cuma saya deh, tetapi juga sejumlah gamer di Tanah Air. Pasalnya, setelah merilis ASUS ZenFone Max Pro M1 yang sempat menggebrak pasar smartphone setahun belakangan ini, kini ASUS meresmikan smartphone gaming generasi terbaru dari Max M series pada Desember 2018 yang lalu.

Saya pun hadir untuk menjadi saksi peluncuran smartphone gaming terbaru ini. Smartphone tersebut yakni ZenFone Max M2 dan ZenFone Max Pro M2. Kehadirannya tentu bukan omong kosong, tetapi membawa peningkatan di beberapa aspek dari generasi sebelumnya, seperti pada segi performa, display, dan durabilitasnya.

Nah, ngomongin ZenFone Max M series yang digadang-gadang sebagai smartphone gaming, nampaknya sangat cocok untuk masuk ke dalam wishlist smartphone baru saya di resolusi 2019. Ya, tentunya mengingat smartphone yang saya gunakan mulai tidak bisa diajak kompromi lagi, maklum RAM dan memorinya hanya 2GB / 16GB.

Jangankan main game online, untuk membuka aplikasi penting seperti chat, email, kamus dan sosial media saja sudah mulai lemot. Mudah-mudahan saja harapan memiliki smartphone gaming yang lagi ngetren seperti ZenFone Max di tahun ini bisa terwujud.

Event Peluncuran ASUS ZenFone Max M2 dan Max Pro M2 di Hotel Pulman, Jakarta (Dok.pri)

Smartphone yang memiliki tagline ‘Limitless Gaming‘ ini, nyatanya tidak bosan-bosan untuk dibahas lebih dalam lagi. Dengan performanya yang ‘Awesome’ membuat saya penasaran dengan smartphone varian terbaru dari Max M ini.

Namun pada artikel kali ini saya akan membahas ZenFone Max M2 karena bisa dibilang, smartphone ini layak untuk dipinang dengan spesifikasinya yang memukau dan harga terjangkau. Bukannya gak mau beli yang mahalan, tapi lagi-lagi mengingat isi dompet yang tipis karena invoice yang belum cair, hehe

Pasti pada penasarankan seperti apa smartphone memukau dengan harga terjangkau untuk blogger yang hobi nge-game seperti saya? Sebelum melangkah lebih jauh, yuk kita simak dulu spesifikasinya berikut ini.

Desain yang Memukau

Pandangan saya langsung tertuju pada ZenFone Max M2, mempesona dan berhasil membuat saya terpukau. Mengapa? karena Zenfone Max M2 hadir dengan desain bodinya yang tipis, elegan dan premium. Padahal bisa dibilang daya baterainya lumayan besar lho untuk smartphone setipis ini. Jelas ZenFone memang terkenal dengan baterai jumbonya, tetapi soal desain gak kalah tipis dan enteng.

Oh iya, ketebalan bodinya hanya 7,7mm dan beratnya tidak lebih dari 160gram, masuk kantong celana juga muat kok. Pastinya gak kebayangkan mobilitasnya, smartphone on the go yang bisa dibawa kemana-mana.

Penampakan ASUS ZenFone Max M2 dan Max Pro M2 saat peluncuran (Dok.pri)

Lagi-lagi tidak bisa dipungkiri, kalau ZenFone Max M2 ini sangat kokoh karena bodinya dibalut dengan bahan metal yang membuat smartphone ini terlihat lebih premium. ZenFone Max M2 juga menyematkan fingerprint dibagian belakang bodi, tentunya mengakses smartphone lebih mudah hanya dengan sekali sentuh. Sensor sidik jari ini tentunya cukup berguna saat membuka smartphone secara praktis, tanpa harus capek-capek memasukkan password.

ZenFone Max M2 hadir dengan tiga pilihan warna, yaitu Midnight Black, Space Blue, dan Meteor Silver. Nah, sekarang tinggal pilih warnanya! kamu termasuk orang yang simpel, optimis atau karismatik nih. Karena balutan warna pada ZenFone Max M2 ini semua berkesan elegan dan premium. Kalau saya sih lebih suka warna Space Blue, karena terlihat lebih mewah dan elegan. Kalo kamu?

Layar Lebar Full HD

Berbeda dari generasi sebelumnya, ZenFone Max M2 didesain dengan tampilan layar yang kekinian banget. Kalau sebelumnya layarnya hanya berupa persegi panjang dengan lengkungan di sisi-sisinya, kini Max M2 hadir dengan notch atau poni yang membuat layar semakin luas sejauh mata memandang. Tenang! kalian bisa mengatur tampilan layarnya, kalau kalian merasa terganggu dengan poninya.

Layar smartphone ini menggunakan HD+ (High Definition) dan luasnya membentang 6.3-inci dengan 88% screen to body ratio yang membuat layarnya semakin tajam dan jernih. Disematkan juga IPS Display, jadi nonton video ataupun bermain game dari angel yang berbeda, tetap terlihat lebih nyaman.

Pokoknya dengan layar ZenFone Max M2 ini, buat kita makin pede dan gak kaku lagi kalau kumpul bareng teman. Mau streaming video bareng, ayo! Mau mabar game online bareng, siapa takut! Ngajak nonton drakor bareng, boleh aja kaka!. Apapun yang dilakukan dengan layar all-screen yang super kece ini, sudah pasti nyaman dan menyenangkan.  

Performa Mantab Luar Biasa

ASUS ZenFone Max M2 datang bukan untuk main-main. Dengan dipersenjatai Snapdragon 632 yang menyimpan 64-bit Octa-core Processor dan GPU Adreno 506, membuat kinerja smartphone ini makin ngebut. Tentunya tidak diragukan lagi karena lebih cepat 40% dibandingkan dengan prosesor sebelumnya.

ZenFone Max M2 ditunjang dengan RAM 3GB dan RAM 4GB serta memori internal sebesar 32GB dan 64GB, aktifitas multitasking dipastikan akan smooth dan mulus. Nah, jika kapasitas penyimpanan dirasa masih kurang bisa juga ditambahkan slot MicroSD up to 2TB, menyimpan foto kenangan atau berkas penting pun tak kuatir lagi memori penuh.

Dari segi sistem operasi, ZenFone Max M2 menyematkan Stock Android 8.1 Oreo yang lebih cepat dan ringan. Satu yang menarik adalah dari segi interface, yaitu pure android yang menyuguhkan pengalaman tampilan Android yang murni tanpa kehadiran overlay UI. Dengan Interface pure Android ini pengguna bisa merasakan tampilan yang ringan dan mulus.

Dual Rear Camera Kekinian

ZenFone Max M2 sudah dilengkapi dengan dual rear camera atau kamera ganda dengan sensor 13 MP dan 2Mp. Kamera utamanya dibekali sensor 13MP dengan lensa bukaan (aperture) f/1.8 yang bisa menghasilkan gambar lebih detail dan tajam dalam kondisi apapun. Sedangkan kamera keduanya memiliki resolusi 2Mp, bertanggung jawab untuk menghasilkan gambar bokeh tanpa harus proses editing lagi.

Pada kamera ini juga sudah tersedia berbagai mode seperti Auto, Beauty, Portrait, Pro, HDR, Sports, Night, 9 variasai filter lainnya yang bisa kita gunakan untuk membidik gambar sesuai dengan tema yang akan kita pilih. Lebih wow lagi, ZenFone Max M2 dilengkapi dengan fitur AI Scene Detection yang mendukung ZenFone Max M2 mengenali 13 jenis foto misalnya makanan, awan, lautan, bunga dan lainnya. 

Sedangkan untuk urusan ber-selfie ria, ZenFone Max M2 dibekali kamera depan 8 MP dengan lensa bukaan f/2.0 dan dukungan fitur softlight LED flash yang mampu menghasilkan gambar menarik walaupun dalam keadaan minim cahaya. Terdapat juga lho, fitur real time beautification dimana wajah kita terlihat lebih halus, jerawat atau noda memudar yang membuat kita semakin percaya diri saat di depan kamera.

Oh iya, untuk urusan video, ZenFone Max M2 juga sudah mendukung format 4K atau Ultra HD yang artinya hasil video terlihat lebih jelas, jernih dan berwarna. Wih!

Baterai Jumbo Tahan Lama 

Untuk urusan baterai, ZenFone Max M2 ini tertanam baterai lithium-polymer berkapasitas 4.000 mAh yang mampu bertahan seharian. Menariknya, smartphone ini dilengkapi dengan teknologi fast-changing yang dapat mengisi daya baterai dari kondisi kosong sampai penuh dalam waktu singkat. Tentunya ini sangat cocok bagi para blogger yang suka menjelajah event hingga seharian, tak perlu kuatir lagi kehabisan baterai saat menghadiri event penting.

ZenFone Max M2 ini sangat cocok bagi para gamer, karena terbilang awet untuk bermain game online seperti Free Fire, Mobile Legend, PUBG atau game lainnya. Pastinya gak nyesel deh punya smartphone seperti ZenFone Max M2 ini. 

Lagi-lagi meskipun baterainya yang jumbo dan tahan lama, tetapi smartphone ini masih saja tampak tipis dan enteng untuk dibawa kemana-mana. Inilah yang menjadi kelebihan ASUS, karena telah menghadirkan kecanggihan smartphone yang luar biasa seperti ZenFone Max M2.

Fitur Menarik Lainnya

Fitur menarik dari ZenFone Max M2 yaitu adanya tambahan slot SDcard yang mampu menampung hingga 2TB, ditambah lagi gratis penyimpanan di Google Drive hingga 100GB selama satu tahun. Wah, pastinya menyimpan berbagai foto kenangan bersama mantan, dokumen penting ataupun koleksi film drama korea yang bisa kita tonton sepanjang waktu, pasti bisa dan tanpa kuatir memori penuh.

Sekarang saya mau bertanya, seberapa penting kecepatan membuka smartphone kita? tentu semakin cepat akan membantu kita lebih produktif tanpa harus capek-capek ketik password.

Nah, fitur yang gak kalah pentingnya yaitu adanya sensor sidik jari atau Fingerprint, dengan sensor ini kita dapat membuka smartphone kita hanya dengan sekali sentuh. Oh iya, ZenFone Max M2 juga dilengkapi dengan fitur Face Unlock. Wah, gak perlu repot-repot juga nyari tombol dibelakang layar tentunya. Cukup dilihat, smartphone sudah terbuka dan siap digunakan.

“Harga Terjangkau!

Dengan spesifikasi tinggi dan fitur-fitur yang memukau, Zenfone Max M2 ini hanya dibandrol dengan harga terjangkau. Sangat tepat apabila kita ingin mencari smartphone dengan kelas menengah, namun bisa menikmati fitur-fitur kelas high-end.

Zenfone Max M2 [RAM 3GB/32GB] = Rp.2.299.000,-,

Zenfone Max M2 [RAM 4GB/64GB] = Rp. 2.699.000,-

Dengan beberapa fitur dan kelebihan yang ditawarkan ZenFone Max M2 seperti baterainya yang jumbo dan tahan lama, dual camera, face unlock, fingerprint, slot MicroSD hingga 2TB, dan masih banyak lagi, tentu hal ini patut diacungkan jempol.

Maka nggak heran kalau smartphone ZenFone Max M2 ini menjadi pilihan yang tepat untuk sahabat blogger dan gamer seperti saya.

Spesifikasi ZenFone Max M2

ModelZenFone Max M2 (ZB633KL)
Display, Resolution

6.3-inch HD+ ( 720 x 1520 pixels, 19:9 ratio ) IPS display 

88% screen-to-body ratio (Front 2.5D curved glass )

ProcessorCPU: Qualcomm® Snapdragon™ 632 Mobile Platform with 14nm, 64-bit Octa-core Processor
GPU: Qualcomm® Adreno™ 506
Memory (RAM/Storage)

LPDDR4 3GB RAM, 32GB ROM
LPDDR4 4GB RAM, 64GB ROM

Supports up to 2TB MicroSD, 100GB Google Drive (free 1 year)

Camera System

Main Rear Camera: 13MP
Second Rear Camera: 2MP Depth sensing
Front Camera: 8MP 

Camera modes: Auto, Beauty, Portrait, Pro, HDR, Sports, Night, 9 various filters

Wireless

WLAN 802.11 b/g/n; support Wi-Fi direct, Bluetooth 4.2

SensorRear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Accelerator, E-Compass, Gyroscope, Proximity sensor, Ambient light sensor
SIM card and SD slot

Triple slots: Dual SIM & one microSD card

Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card

Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM card

Slot 3: Supports up to 2TB microSD card

Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 4G LTE service at a time.

VoLTE / VoWiFi support

VoLTE / VoWiFi varies by region, please check compatibility with local carriers.

Network

GSM, WCDMA, FDD-LTE, TDD-LTE

Data rate: LTE Cat 5 UL 75Mbps / Cat 6 DL 300Mbps (A, B version),DC-HSPA+: UL 5.76Mbps / DL 42Mbps

NavigatorGPS, AGPS, Glonass, BDS
OSStock Android™ Oreo™
Battery4000mAh with fast charging
Audio / Microphone

Speaker: 5-magnet speaker with NXP smart amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect

Microphone: Dual microphones with ASUS Noise Reduction Technology

Size / Weight159 x 76 x 7.7 mm / 160 grams
ColorMidnight Black, Space Blue, Meteor Silver
PriceMulai dari Rp 2.300.000

 

Discimer

Artikel ini diikutesertakan dalam Blog Competition ASUSxYAHYAKURNIAWAN

Sumber Referensi

https://www.ASUS.com

 

Copyright

Teks: Adhi Hermawan
Foto: Adhi Hermawan
Ilustrasi: Freepik, Flaticon

 

 

Aku, Blogger dan Era Digital

Aku, Blogger dan Era Digital

AKU, BLOGGER & ERA DIGITAL

Menulisku tentu bukan karena paksaan, bukan pula karena pekerjaan, tapi sudah menjadi kebutuhan.

– Seruput kopi di sore hari

Sore hari di atas loteng, menatap ventilasi berukuran 20cm x 40cm berjaring kawat. Kala itu hujan renyai mulai turun, menghembus hawa panas yang sejak siang tadi menggangu konsentrasiku menulis. Ya, kalian tidak salah dengar. Di atas loteng. Sebuah ruangan di antara plafon dan atap rumah yang menjadi tempat persembunyianku.

Di sinilah aku mengaduh nasib. Berselancar di dunia maya, mengarungi samudera rizki melalui tulisan dan karya-karyaku. Walau terkadang terik matahari menyambar, semua tetapku lakukan demi masa depanku.

Aku masih duduk terdiam menatap jendela tanpa kaca itu, memandangi setiap tetesan air yang mulai membasahi kepulan debu. Suasana ini membawaku pergi dalam lamunan sore hari. Tentunya lamunan ini mengisahkan perjalanan diriku dari seorang yang bukan apa-apa menjadi Narablog seperti sekarang ini.

 

“Jika engkau ingin mengenal dunia, maka membacalah. Namun, jika engkau ingin dikenal oleh dunia, maka menulislah.” (Pramoedya Ananta Toer)

Seketika aku mesam-mesem sendiri, membayangkan tulisan tak layak baca yang pernah aku tulis, cerita yang menurutku paling konyol yang pernah aku bagikan. Tiba-tiba wajahku sumringah, membayangkan puluhan penghargaan yang sudah kuterima dua tahun belakangan, ya itu semua dari jeripayahku mengikuti perlombaan blog selama ini.

Terlepas dari hasrat bahagia, aku pun juga termenung muram. Sedih ketika banyak orang yang mulai menghujatku dengan kata-kata yang tak enak didengar. Mereka bilang tulisanku tidak bagus, tidak berbobotlah, tidak layak jadi juara, dan serangkaian kata lainnya tanpa berani menunjukkan jati diri mereka. Bikin galau sih, tapi ah sudahlah!

Walaupun begitu aku tetap bangga menjadi seorang blogger. Karena dari menulis, aku mendapatkan banyak hal, mulai dari teman, pengalaman, wawasan baru, relasi bisnis dan penghargaan. Dan inilah serangkaian kisah hidupku selama berkecimpung di dunia blogging.

Teman Maya Jadi Nyata

Bangga jadi blogger, bisa punya banyak teman

Semenjak terjun ke dunia blogger, perlahan pertemananku mulai meluas. Aku yang dulunya pendiam, kini mulai memiliki banyak teman blogger. Berawal dari saling mengunjungi blog antara satu dengan yang lain, saling bertukar komentar di blog, hingga akhirnya beralih ke media sosial untuk berbagi solusi atas permasalahan blog.

Dari pertemanan di dunia maya, akhirnya berlanjut ke dunia nyata. Beberapa event yang diselenggarakan oleh komunitas ataupun perusahaan tertentu menjadi ajang antar blogger untuk saling bertemu. Dari pertemuan inilah aku mengenal lebih dekat blogger yang sering berinteraksi di kolom komentar blogku. 

Nah, seperti pertemuan pertamaku dengan blogger hits di samping ini, ada teh Langit, mas Firman, mbak Damar, mbak Nunung dan blogger lainnya.

Walaupun kami sudah saling mengenal satu sama lain, tapi di dunia nyata menjadi sedikit berbeda. Awalnya kami canggung untuk menyapa, tetapi setelah kami tahu satu sama lain, suasana menjadi cair dan menyenangkan.

Pertemuan kami sangat langka, karena itulah kami habiskan waktu sebaik mungkin untuk saling berbagi informasi penting tentang dunia blog.

Aku bangga menjadi seorang blogger, karena dari sinilah aku memiliki banyak teman, menemukan teman untuk berbagi kisah dan pengalamanku. Walaupun masih banyak diantara blogger yang belum pernah bertemu, mungkin di lain kesempatan kita bisa betemu dan seru-seruan bareng.

Bertemu Sosok Inspirator

Bangga jadi blogger, bisa bertemu dengan sosok inspirator kita

Bertemu dengan sesama blogger saja bahagia, apalagi jika betemu dengan sosok inspirator kita. Bangga, bahagia, kagum begitulah yang aku rasakan ketika bertemu sosok yang menjadi inspirasiku selama ini. Event festival mutiara yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, beberapa tahun lalu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Pasalnya, saya bertemu dengan Ibu Susi Pudjiastuti, sosok menteri yang menginspirasi dari kisah perjalanaan hidupnya.

Tak hanya bertemu, aku juga berjabat tangan dengan beliau, karena saat itu aku hadir sebagai blogger yang menerima penghargaan atas lomba blog yang diselenggarakan oleh kementerian tersebut. 

Betapa bangganya diriku saat itu.

Oh iya, di lain event aku juga bertemu dengan seorang youtuber yang menginspirasiku untuk menjadi youtuber juga seperti dia. Dia  adalah bang David, pemilik chanel gadgetin yang sekarang lagi naik daun.

Harapanku tentunya dengan bertemu sosok inspirator, aku menjadi lebih bersemangat lagi untuk menggapai harapan terbesarku. Sekali lagi, bersama blogger aku bangga karena telah mempertemukan inspirator yang mampu mengubah jalan hidupku. Kira-kita di acara selanjutnya, aku bakalan bertemu dengan inspirator siapa lagi ya…

Liburan Gratis

Bangga jadi blogger, bisa jalan-jalan tanpa budget alias liburan Gratis 

Pengalaman yang tidak kalah menariknya ketika menjadi seorang blogger yaitu bisa merasakan liburan gratis. Kok bisa? jelas bisa dong guys, karena liburan tidak melulu soal budget. Seperti pengalamanku yang sudah-sudah, liburanku tanpa harus keluar biaya hotel, tanpa harus membayar tiket pesawat pulang-pergi dan yang pasti hanya bermodal tulisan.

 

Nah, ini adalah beberapa fotoku saat liburan gratis yang hanya bermodal tulisan di blog.

Mulai dari biaya tiket pesawat, hotel, liburannya semua gratis. Asik kan..

 

Pokoknya aku bangga banget menjadi blogger, karena banyak pengalaman dan hal baru yang aku dapatkan tanpa disangka-sangka. Menjadi blogger tentu tidak hanya membuka wawasanku di dunia maya, tetapi juga di dunia nyata. Maka nikamat tuhan manakah yang kamu dustakan? 

Penghargaan Bikin Bangga

Bangga jadi blogger dengan prestasi yang membaggakan

Semua jejak prestasiku terekam dengan jelas. Awal mengikuti blog competition, prestasi tak kunjungku raih. Aku berusaha lebih keras lagi dengan mempelajari artikel para pemenang. Di lain kesempatan aku mencoba mengikuti perlombaan kembali, dan disitulah rasa bangga menyelimuti tatkala aku dinobatkan sebagai pemenang. Semakin banyak aku membaca, semakin wawasanku bertambah. Sejak itulah aku sering menampakkan namaku di papan juara.

Jangankan aku yang gembira mendengar kabar baik memperoleh juara, orangtuaku pun juga bangga atas prestasi yang selama ini aku raih. Dengan prestasi ngeblogku, aku jadi bisa membiayai kuliahku sendiri, menginginkan barang impian tak harus dengan membelinya, bahkan bisa liburan gratis.

Pastinya kalau kalian blogger ingin juara dalam perhelatan menulis, aku sarankan sih perbanyaklah menulis, rajin membaca, dan pelajari ketentuan lombanya. Seperti halnya sosok blogger yang satu ini. Dia bernama mas @nodiharahap, blogger asal Jakarta yang membuatku menjadi semangat lagi dalam menulis.

Aku terinspirasi karena perjuangannya menapaki jejak perlombaan blog. Mengingatkanku tentang perjuangan yang pernah aku lakukan untuk meraih penghargaan. Begitu juga dengan mas Adhi Nugroho, perjuangannya tersemat jelas, dari prestasinya yang mulai nampak, hingga akhirnya banyak blogger yang memberikan gelar mastah. Pastinya itu sebuah perjalanan, perjuangan dan penghargaan yang layak untuk dibanggakan.

Resolusi 2019

Harapanku menulis di tahun 2019

Memasuki awal tahun, seperti biasa aku disibukkan dengan rencana atau harapan selama setahun ke depan alias Resolusi 2019. Nah, seperti biasa aku selalu mempersiapkan wishlist of the year atau daftar harapan yang ingin aku capai di tahun 2019 ke depan.

Resolusiku di tahun ini terbilang cukup banyak, diantaranya seperti renovasi rumah yang di kampung, pergi umrah bersama keluarga, melepas bujang alias nikah (chiyee). Stop! Oke kali ini aku tidak membahas hal yang satu ini. Berhubung aku sebagai blogger, jadi aku akan bahas resolusiku yang berhubungan dengan menulis saja. Penasaran dengan resolusiku ditahun ini, monggo langsung saja disimak.

1. Menerapkan Pola Ngeblog Sehat
Setahun belakangan ini aku selalu disibukan dengan deadline menulis, entah itu untuk lomba blog, pesanan artikel, ataupun tugas kampus. Bisa di bilang pola hidupku berubah, aku mulai sering begadang, jarang berolahraga, kurang tidur, memaksakan diri untuk terus menulis.

Bahkan yang lebih kacau lagi yaitu sulitnya mengatur pola makan, jadwal makan tidak teratur, sering ngemil, jarang mengkonsumsi sayuran dan bahkan makan berat di waktu tengah malam. Parahkan!

 

Nah, untuk mengatasi permasalahanku di atas, aku membuat resolusi hidup sehat dengan menerapkan pola ngeblog sehat, diantaranya:

  • Sebelum menulis harus olahraga ringan
  • Mengatur posisi duduk ideal
  • Tidak ngemil saat menulis
  • Mengatur jadwal menulis, hindari begadang
  • Tidak makan berat di malam hari saat ngeblog

2. Menambah ladang penghasilan dari blog
Kalau ditanya tujuan ngeblog apa? tentu jawaban selain berbagi pengalaman hidup yaitu menambah penghasilan dari ngeblog, bener gak?. Selama kurang lebih 5 tahun berkecimpung di dunia perbloggeran, banyak sekali benih-benih penghasilan yang saya dapatkan bermodalkan tulisan di blog.

Penghasilan tambahan ini tentunya saya dapatkan dari rajin mengikuti lomba menulis blog, content placement, jasa pasang iklan, jasa infuenzer dan lain sebagainya.

Nah, di tahun ini rasanya sayang kalau kita tidak memanfaatkan peluang untuk melebarkan ladang penghasilan kita melalui blog dengan cara yang masih bisa kita dapatkan. Oleh karena itu beberapa target berikut ini, sebisa mungkin bisa saya capai di tahun 2019 ini, antara lain:

  • Menambah ladang penghasilan dengan mengikuti program affilasi
  • Memonitize iklan di blog yang baru mendapatkan persetujuan dari pihak google

3. Punya Karya Tulis berupa Buku Fisik
Buku di samping ini adalah karya sahabat saya, yang juga seorang blogger. Kegigihannya menulis di blog pribadinya, akhirnya berbuah buku fisik yang menginspirasi. Kini tidak hanya pengunjung blog saja yang bisa menikmati pengalaman kisah hidupnya, tetapi semua orang yang memiliki bukunya.

Andai aku berkesempatan untuk merampungkan novel yang aku garap sejak dua tahun yang lalu hingga sekarang, mungkin ditahun ini akan lahir buku fisik pertamaku.

Pada dasarnya, seorang penulis harus punya karya, karya dalam bentuk apapun yang bisa dinikmati oleh para pembaca. Tapi bagiku, kalau belum memiliki buku hasil karya kita sendiri, tentu rasanya sedikit ada yang kurang. Mudah-mudahan saja aku bisa menyelesaikannya dalam waktu satu tahun ini.

    The End…

    Bangga Jadi Blogger Di Era Digital

    Menjadi blogger di era digital, telah mengubah sedikit banyak hal dalam diriku. Kini seorang Adhi Hermawan bukanlah remaja labil lagi, tetapi sosok paruh baya yang siap mengarungi samudera kata.

    Jadi blogger itu asik, jadi blogger pasti bangga.

     

     

    Discimer

    Artikel ini diikutesertakan dalam Blog Competition NodiHarahap[dot]com

    Sumber Referensi

    https://www.nodhiharahap.com

     

    Copyright

    Teks: Adhi Hermawan
    Foto: Adhi Hermawan
    Ilustrasi: Freepik, Flaticon

     

     

    Meski Deadline Mengusik, Liburan tetap Asik dengan ASUS ZenBook UX391UA

    Meski Deadline Mengusik, Liburan tetap Asik dengan ASUS ZenBook UX391UA

    Meski Deadline Mengusik, Liburan Tetap Asik dengan ASUS UX391UA

    Jenuh kerja butuh liburan, dikejar deadline butuh ASUS.

    – Pegasus (Pengemar ASUS)

    Liburan, satu kata yang mungkin hampir pudar dalam benak saya. Terakhir liburan sekitar empat bulan yang lalu. Itupun karena saya harus melakukan liputan ke sebuah tempat untuk mencari bahan tulisan. Padahal beberapa bulan sebelumnya lumayan rajin menapakkan kaki ke tempat yang jauh dari hingar-bingar Ibu Kota. Entah itu ke Bandung untuk berburu kuliner enak, ke Bogor menjelajah segarnya udara, atau pulang ke Semarang untuk sekedar silaturahim dengan keluarga.

    Jadwal liburan yang biasanya sudah saya agendakan kini beralih menjadi deadline, deadline dan deadline. Seolah tak ada yang bisa saya lakukan selain menyelesaikan pekerjaan. Mau liburan serasa berat, tapi sebenarnya mengabaikan liburan jauh lebih berat dari pada RINDU, bukan!

    Sebagai seorang pekerja lepas, banyak sekali lingkup pekerjaan yang mulai berdatangan. Berawal dari hobi menggambar kini saya menjadi desainer grafis, sering menulis artikel di blog menjajakan saya sebagai penulis lepas dan ketika piawai menguatak-atik layout web, kini disibukkan dengan web desain.

    Belum lagi beberapa minggu kemarin saya ditantang untuk menjadi konten kreator di platform youtube, tentunya akan menambah lagi rentetan deadline saya.

    Sibuk sih, Tapi seru!

    Yah beginilah nasib seorang pekerja lepas seperti saya, bebas berekspresi tapi tak lepas juga dari deadline. Bagi kalian yang pernah menyandang gelar freelancer tentunya pahamlah, bagaimana rasanya dikejar deadline. Makan tak enak tidur pun tak nyenyak, apalagi untuk liburan!

    Pilih Deadline atau Liburan

    Ada cerita dimana antara deadline dan liburan beradu dalam satu waktu. Tentunya cerita ini terkait dengan liburan akhir tahun saya. Sebenarnya untuk liburan kemarin, saya berniat untuk tidak pergi kemana-mana melainkan hanya menetap di rumah untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah diambang batas. Namun karena kedatangan seorang teman yang hampir satu tahun tidak bertemu, akhirnya membuat saya beralih niat.

    Panggilannya Hayada, dia adalah teman kerja sekaligus teman penjelajah alam. Saya dari Jakarta, Hayada dari Banten, satu lagi teman kami Alvin dari Jakarta dan Bogor menjadi tempat pertemuan kami. Dulu kami sering melakukan ekspedisi menjelajah berbagai wisata alam yang ada disekitaran Bogor. Pokoknya tiada hari yang kami lewatkan tanpa menjelajah alam, merasakan oase baru yang jarang kami jumpai.

    Sejak perusahaan tempat kami bekerja tak mampu lagi menjadi sandaran hidup. Sejak saat itu pula kami berpisah, kembali ke tempat asal kami untuk mencari secercah harapan baru. Hingga akhirnya kami dipertemukan lagi dalam misi yang berbeda.

    Kedatanganya tentu bukan tanpa sebab, musibah tsunami yang menerjang Selat Sunda beberapa bulan yang lalu menjadi sebab dia datang ke Jakarta.

    Dia datang bukan untuk mengungsi, tetapi untuk mengambil bantuan dari para donatur yang sudah kami kumpulkan.

    “Syukurlah air bah dari laut tak sampai ke rumah, jadi semua keluarga selamat, namun desa yang berada diseberang banyak kehilangan rumah dan sanak famili” begitulah jelasnya sambil menyeruput secangkir kopi.

    Sebenarnya selain tujuannya bersilaturahim sekaligus membawa bantuan dari para donatur, dia juga ingin mengajak saya bernostalgia menjelajah alam untuk menghilangkan penat. Saya yang masih disibukkan dengan rentetan pekerjaan, dilema memilih antara liburan atau deadline. Namun dalam hati berbisik, saya juga butuh liburan, butuh suasana baru untuk memalingkan penat yang mulai akut dalam pikiran saya. Dengan dalih “anggap saja ini liburan akhir tahun, masa saya hanya berkutik di depan laptop”, akhirnya saya menerima tawarannya untuk pergi menjelajah alam.

    LIBURAN ASIK

    Liburan Asik, Tapi Masih Bisa Kejar Deadline

    Seperti biasa, liburan kali ini kami akan menjelajah alam. Menikmati udara segar, berteduh di bawah rindangnya pohon dan menyapa deruan air terjun. Tidak perlu jauh, cukup di sekitaran Bogor, tak perlu boros asalkan kami bahagia. Saya tak lupa juga menyiapkan amunisi seperti laptop, kamera, handphone dan peralatan lainnya yang bisa digunakan untuk mengabadikan momen, syukur-syukur berguna untuk meminimalisir deadline. Pokoknya yang paling penting saya harus membawa Pegasus saya, yaitu Laptop ASUS kesayangan yang tak pernah saya tinggalkan ketika berpergian, entah itu untuk traveling, mengisi workshop ataupun liburan. 

    Sampai di lokasi kami pun memasuki kawasan hijau. Saya begitu sumringah, suasananya adem-ayem dan seketika membuat saya mesam-mesem sendiri saat mengingat masa lalu. Sendal yang copotlah, celana yang melorotlah, godain orang pacaranlah, pokoknya kebanyolan di luar nalar kita yang sekarang.

    Tapi, sekarang sudah beda, saya lebih memilih sibuk bersama laptop saya ketimbang mengusili orang lain. Walau bagaimanapun saya harus bisa memanfaatkan liburan kali ini untuk hal yang bermanfaat.

    Dikarenakan ada perbaikan jalan di area wisata, jalur kami pun dialihkan menuju persawahan penduduk. Menurut saya lebih seru lewat jalur ini ketimbang jalur biasanya. Dijalur ini saya bisa menikmati rindangnya pohon dan berjalan diantara pematang sawah. Yah, walaupun jalannya berlumpur karena guyuran hujan, tapi tak menyurutkan tekad kami untuk menuju curug yang menjadi tujuan kami yaitu Curug Luewi Hejo.

    Baru setengah perjalanan, kami mulai terengah-engah. Nampaknya perjalanan kali ini lumayan melelahkan. Kami pun memutuskan untuk beristirahat sejenak di gubug yang tidak jauh dari tempat kami berdiri. Sambil menikmati pemandangan, saya pun tak lupa bercengkrama dengan si Pegasus untuk memangkas pekerjaan sedikit demi sedikit.

    Menikmati Pemandangan Sawah Sambil Menyelesaikan Tugas.

    Saya yang sedang duduk diatas dingklik beratapan daun kering ditemani oleh laptop ASUS, tengah siap memangkas deadline.

    Dok.pri

    Oh iya, kalian harus tahu! Laptop yang saya gunakan itu adalah laptop ASUS Ultrabook UX32VD. Hampir lima tahun menjadi teman setia saya untuk menghadapi deadline. Dengan bentangan layar 13,3 inch dan bobot 1.49 kilogram, laptop ini memiliki dimensi ringkas untuk dibawa kemana-mana. Karena faktor ringkas inilah yang membuat saya jatuh hati dengan si Pegasus.

    Kalau untuk performanya bagaimana?

    Meskipun berdimensi ringkas, tentu Pegasus sangat bisa diandalkan, karena dibekali dengan prosesor Intel Core i5-3317U 1.7GHz, RAM 4GB DDR3–1600, dan kartu grafis Intel HD Graphics 4000. Seluruh fisiknya yang dilapisi dengan bahan metal, tentunya membuat laptop ini menjadi sangat kokoh. Jadi tak heran kalau kemana-mana saya selalu membawa laptop untuk menjelajah alam sekalipun karena sosoknya yang kuat dan tangguh. Ya, walaupun belum berstandar military-grade seperti laptop-laptop Zenbook Series keluaran terbaru.

    Perjalanan yang hampir satu jam kami tempuh, akhirnya kami dihadapkan dengan pemandangan air terjun yang cukup melegakan jiwa. Tidak sia-sia rupanya, kaki melangkah dengan tergopoh-gopoh kini dibayar dengan pemandangan yang sejuk dan menyegarkan. Amazinglah!

    Melihat ada warung di tepian curug, kami pun beristirahat lagi untuk mastikan keringat yang bercucuran kembali kering. Lagi-lagi saya tak melewatkan kesempatan ini hanya dengan berdiam diri. Kembali saya membuka laptop dan melanjutkan desain banner yang sudah dinanti-nanti oleh teman saya.

    Sosok Laptop ASUS yang setia menemani saya bertugas.

    Sambil ditemani secangkir es kopi dan pemandangan hijau di warung, cukup nikmat untuk menyelesaikan deadline. 

    Dok.pri

    Setidaknya saya sudah menyelesaikan pekerjaan desain mulai dari awal perjalanan hingga sampai ke Curug Luewi Hejo. Ternyata menggerjakan pekerjaan yang sifatnya deadline sambil liburan, bisa juga kok. Bahkan ide atau konsep desain yang tak terfikirkan sebelumnya menjadi pelengkap inspirasi desain saya. Pastinya ini juga tidak terlepas dari kinerja Pegasus, laptop ASUS yang setia menemani saya. Walaupun sedikit membuat saya jengkel dengan baterainya yang hanya bertahan cuma tiga jam.

    Ekspresi saya menikmati Liburan Sambil Kejar Deadline.

    Seru juga sih, liburan sambil kejar deadline. Saking serunya saya juga dibikin baper sama orang yang foto disamping saya. 

    Dok.pri

    Siapa bilang liburan gak bisa kejar deadline?, bagi saya sah-sah saja kita liburan sambil kejar deadline. Asalkan kita masih bisa merasakan nikmatnya liburan. Lagi pula sebagai freelancer, tentu kita sendiri yang mengatur waktu bekerja, jadi kalaupun kerja sambil liburan bisa dilakukan dalam bersamaan tentu mengasikkan, bukan. 

    Liburan Asik Bermanfaat

    Ternyata liburan akhir tahun saya tidak berakhir di Curug Luewi Hejo saja. Dikarenakan supir yang akan membawa donasi menuju ke lokasi pengungsian korban bencana Selat Sunda sakit, mau tidak mau saya harus menggantikannya karena teman saya tidak bisa mengendarai mobil. Lagi-lagi saya harus berfikir dua kali untuk memutuskan pilihan antara menjalankan amanah untuk menyalurkan bantuan atau menyelesaikan deadline pekerjaan.

    Tanpa berfikir panjang saya pun memutuskan untuk melaksanakan tugas ini. Saya yakin jika kita menolong orang lain, suatu saat nanti kita juga akan ditolong mereka. Tentu tak ketinggalan saya membawa Pegasus, siapa tahu tersemat waktu kosong untuk mengunakannya ketika sudah sampai di lokasi. Tugas tetaplah tugas, saya harus bisa membagi waktu sebaik mungkin.

    Malam harinya kami sampai di posko utama bantuan korban bencana Selat Sunda, walaupun lelah menyelimuti, tetap saja saya manfaatkan waktu istirahat untuk mengerjakan revisi undangan sebelumnya. Kalo cuma revisi sih tak perlu waktu lama kok. Tapi kalau terus-terusan revisi, arrghh!

    Setelah izin didapat, kami pun melanjutkan menuju tempat lokasi pengungsian di daerah terplosok yang jarang dijangkau oleh petugas.

    Kami tak menyangka sebelumnya, ternyata memang jalan yang kami tempuh terlampau sulit dijangkau. Pencahayaan minim, banyak jalan berlubang, tak jarang pula ban kami slip dan butuh dorongan. Sekitar dua jam melakukan perjalanan, akhirnya kami sampai di posko pengungsian desa Legon, kecamatan Sumur. Di lokasi inilah yang terparah akibat dampak tsunami beberapa bulan yang lalu.

    “Malam sekitar jam 21.30 WIB ada suara gemuruh, terus ada ombak kurang lebih tingginya 12 meter. Ada yang teriak tsunami – tsunami, saya yang habis mandi baru pakai baju langsung keluar rumah dan lari. Kurang lebih 50-an rumah hancur dan korbannya lumayan banyak” Begitulah penjelasan Dedi (23 tahun) yang saya temui di posko bencana.

    Menyalurkan Donasi dari para Donatur kepada korban bencana.

    Sayapun ikut membagikan donasi kepada anak kecil. Senang juga melihat anak-anak bahagia. 

    Dok.pri

    Donasi semua sudah kami salurkan, saya begitu lega telah menjalankan amanah ini. Deadline pekerjaan juga serta merta berlalu, ya walaupun ada pekerjaan yang sedikit telat dikirim karena laptop saya keburu kehabisan daya. So far, ini adalah perjalanan sekaligus liburan akhir tahun yang mengasikkan, bisa bertemu dengan kawan lama saya, bertemu saudara baru, bahagia melihat anak-anak bahagia dan yang pasti tidak membuat orang disekitar kita kecewa.

    My trip, my deadline, my pegasus. Awesome!

    #2019GantiZenBook

    Nah, itulah rentetan perjalanan saya bersama laptop ASUS di penghujung akhir tahun yang mengesankan. Walaupun deadline mengusik, tetapi dapat terselesaikan dengan baik tanpa harus membuat orang di sekeliling saya kecewa. Pegasus memang menjadi laptop andalan saya saat dikejar deadline.

    Meskipun laptop ASUS UX32VD ini mengesankan bagi saya, bukan berarti laptop ini tidak memiliki kekurangan. Tahun 2019 ini, usia pemakaiannya sudah terbilang hampir lebih dari lima tahun, membuat laptop ini tidak lagi secanggih dulu. Daya simpannya tidak seoptimal dulu, sudah mulai lemot jika untuk membuka aplikasi yang berat-berat, terkadang juga sering mati tiba-tiba, yang mengharuskan saya harus meng-instal ulang sistem operasinya. Pastinya ini adalah sebuah pertanda bahwa laptop ASUS ini lambat laun akan mengakhiri masa purna tugasnya.

    Tapi saya tidak kuatir, karena ada laptop yang siap mengantikan tugas Pegasus. Laptop ini berdimensi sama dengan Pegasus, namun karena Bezzelnya yang tipis tentu ukurannya tidak selebar Pegasus, lebih ramping dan simpel. Dan yang lebih mengesankan adalah beratnya yang tidak sampai 1 kg. Tentu akan nyaman jika dibawa kemana-mana tanpa membuat bahu pegal. Langsung saja yuk kenalan dengan ASUS ZenBook UX391UA.

    ASUS ZENBOOK UX391UA

    Mempersembahkan ASUS ZenBook UX391UA, laptop idaman bagi kalian yang memiliki aktivitas mobile yang tinggi. Perangkat on-the-go yang didesain ultra-portable dengan performa yang tangguh. Mengusung layar berukuran 13,3 inci, dengan ketebalan hanya 12,9 mm. Dilengkapi juga desain ErgoLift yang inovatif dan bodi yang tangguh berstandar militer. Telusuri lebih jauh keistimewahan lainnya…

    ASUS Zenbook UX391UA 

    Tipis, Ringan dan Ringkas

    Kalau sebelumnya liburan harus nenteng Pegasus yang beratnya hampir 1,5 Kg. Beda halnya dengan ASUS ZenBook UX391UA yang beratnya gak sampai 1 kg. Apalagi ketebalannya cuma 12,9 mm, pastinya semakin ringkas untuk dibawa kemana-mana. Menjejalkan laptop diantara baju-baju yang sudah tertata rapi didalam tas tentu tak jadi masalah, karena ultrabook ini tidak akan makan tempat bahkan lebih ringan dari pada laptop bisa.  Jadi kebayangkan sejauh apapun kalian liburan, enggak bikin bahu pegel lagi.

    Pokoknya ZenBook S UX391UA sangat cocok untuk kalian yang jarang ditempat, alias nomaden seperti saya. 

    Tapi lebih heran lagi, nampaknya laptop ini juga cocok bagi kalian yang suka dikejar deadline kerja. So, dimanapun kalian berada jadi lebih produktif pastinya.

    ASUS Zenbook UX391UA 

    Kokoh dan Tahan Banting

    Meskipun terbilang sangat tipis dan ringkas, bukan berarti ZenBook S UX391UA tidak tahan banting. Asal kalian tahu, laptop ini sudah tersertifikasi Military Grade MIL-STD 810G. Itu artinya bodi dari laptop ini sangat kokoh, tahan banting dan berhasil melewati serangkaian pengujian standar militer. Mungkin masih ada diantara kalian yang tidak percaya, tentu hal tersebut wajar-wajar saja, sebab benda yang semakin tipis biasanya lebih ringkih dan mudah rusak. Tapi, hal tersebut tidak berlaku bagi ultrabook yang satu ini.

    Awalnya saya berfikir bahwa Pegasus adalah laptop yang paling kuat, karena bodinya yang berlapis metal. Namun, ketika saya menjumpai ZenBook S UX391UA, ternyata laptop ini jauh lebih kuat dan kokoh.

    Memang terbukti kuatnya karena telah dilakukan pengujian diantaranya seperti tes jatuh (drop test), tes guncangan (vibration test), tes penggunaan di ketinggian (altitude test), hingga tes di suhu tinggi dan rendah (temperature test).

    Kemanapun bawa laptop tentu tak kuatir terjatuh ataupun terlindas sekalipun.

    MIL-STD 810G

    ASUS Laptop Quality Test

    Low Temperature Test
    Hot Temperature Test
    Altitude Test
    Humidity Test
    Drop Test
    Altitude Test
    Shock Test
    Hinge Test
    Keyboard Test
    I/O Port Test
    Twist Test
    Panel Presicion Test
    Presure Test
    Noise and Audio Test
    EMI Test

    ASUS Zenbook UX391UA 

    Lebih Nyaman dan Aman

    Dari segi dimensi oke nih, tipis, ringan, dan ringkas. Kalau dari segi bodi cukup kokoh dengan balutan metal dan sudah tersertifikasi pengujian berstandar militer. Tak cukup sampai disitu ternyata ada beberapa hal yang membuat saya terkesan dengan laptop ASUS ZenBook S UX391UA yang satu ini, diantarnya yaitu:

    1. Design Inovatif Ergolift
    Desain inilah yang membuat layar ZenBook S UX391UA juga berfungsi sebagai penopang bodi, dirancang khusus agar pengguna laptop ini bisa mengetik dengan nyaman.

    ErgoLift juga memiliki mekanisme khusus yang memungkinkan keyboard membentuk sudut 5,5 derajat, sudut paling optimal untuk mengetik. Apalagi dengan dukungan keyboard ergonomis yang memiliki travelling distance 1,2 mm.

    Nah, disamping ini adalah alat yang saya gunakan untuk menopang si Pegasus ketika sedang bekerja di rumah. Dengan cooling-pad ini selain berfungsi mencegah laptop cepat panas, juga posisi tumpuannya yang membuat saya nyaman untuk mengetik karena laptop sedikit condong ke depan. Tapi kalau sedang bekerja diluar rumah, tentu hal serupa tak bisa saya dapatkan, bahkan sering membuat leher saya pegal karena harus merunduk kaku menatap jari-jari saat mengetik.

    2. Keyboard dengan LED Backlight
    Kalau ketika lampu mati kita kesulitan untuk mengetik, lain halnya dengan ZenBook UX391UA yang sudah dilengkapi dengan LED backlight. Mengetik di tempat gelap pun akan tetap nyaman ketika menggunakan ultrabook ini. Selain keyboard, touchpad-nya sudah dilengkapi dengan sistem sentuh hingga lima jari. Sangat multitasking tentunya dengan gesturan tangan. 

    3. Fingerprint Sensor
    Di ujung kanan atas touchpad juga terdapat sebuah sensor sidik jari atau fingerprint. Sensor ini sudah terintegrasi dengan fitur Windows Hello di Windows 10. Wah, pastinya makin muda dan aman pokoknya, karena tidak semua orang memiliki akses untuk masuk ke ranah data pribadi kita. Sampai saat ini pun belum pernah saya memiliki laptop secanggih ini. Sabar!

     

    ASUS Zenbook UX391UA 

    Performa Mumpuni

    Kalau soal performa, tentu ASUS ZenBook S UX391UA tidak bisa diragukan lagi. Sudah pasti lebih tangguh dari Pegasus. ZenBook S UX391UA ini mengusung komponen hardware kelas atas namun memiliki konsumsi daya yang lebih rendah. Ultrabook ini dibekali dengan prosesor Intel Core i7-8550U berkecepatan 1,8 GHz yang dapat dipacu hingga 4,0GHz. Bicara soal prosesor tentu berbeda dengan Pegasus yang hanya memiliki Intel Core generasi ke -3, jauh hingga lima generasi menuju prosesor generasi ke-8 yang telah dimiliki ZenBook UX391UA. Pantes aja Pegasus mulai lemot! 

    ASUS ZenBook S UX391UA juga didukung oleh RAM dengan kapasitas hingga 16GB. Sementara penyimpanannya menggunakan SSD dengan kapasitas 512GB, tentunya semakin lega menyimpan data dengan high speed. Ultrabook ini sudah dilengkapi dengan baterai lithium-polymer 4-cell yang hemat daya sehingga membuat baterai ZenBook S UX391UA bisa bertahan dengan penggunaan hingga 13,5 jam. Jalan-jalan seharian tanpa charger tentu bisa banget!

    Spesifikasi

    ASUS Zenbook UX391UA

    Prosesor

    Intel® Core™ i7-8550U processor, 1.8GHz

    RAM

    16GB 2133MHz LPDDR3 onboard

    Dimensi

    13.3″ (16:9) LED-backlit FHD (1920×1080).

    Sistem Operasi

    Windows 10 Home

    Storage

    512GB PCIe® SSD

    Baterai

    50Wh 4-cell lithium-polymer battery

    Graphic

    Integrated Intel® UHD Graphics 620

    Interface

    Type-C™ USB 3.1 Gen 2 (Thunderbolt™)

    Color

    Deep Dive Blue, Burgundy Red

     

    Nah, itulah performa dari ASUS ZenBook UX391UA yang super tangguh. Pastinya tidak hanya saya yang kepincut dengan bodinya yang ramping dan mudah diajak berpergian (maksudnya laptop ZenBook UX391UA). Display yang berkesan premium banget, dengan bezzel yang semakin ramping membuat laptop ini semakin berkelas. Lapisan warna deep dive blue dan burgundy red jug semakin menebar pesona ketika laptop ini mendekap di antara tangan kita. Harganya yang berkisar 26 juta, memang sangat layak untuk disematkan pada laptop ASUS berkarakter super ini.

    So, #2019PakeZenBookSUX391UA

     

    KESIMPULAN

    Siap Kejar Deadline dengan ASUS ZenBook UX391UA

    Dengan performa tangguh pada ASUS ZenBook S UX391UA, tentunya bisa menjadi andalan kita untuk menyelesaikan berbagai macam aktivitas kita, apalagi urusan deadline. Bodinya yang tipis dan ringan, tanpa beban akan jadi pendamping kita untuk menjelajah dunia.

    Discimer

    Artikel ini diikutesertakan dalam Blog Competition ASUS x Mira Sahid

    Sumber Referensi

    https://www.asus.com/

    https://mirasahid.com/

    www.gadgetren.com 

    Copyright

    Teks: Adhi Hermawan
    Foto: Adhi Hermawan, ASUS, Mira Sahid 
    Ilustrasi: Freepik, Flaticon

     

     

    Sampah Rawajati, Quo Vadis?

    Sampah Rawajati, Quo Vadis?

    Sampah Rawajati, Quo Vadis ?

    “Kampungnya begitu hijau. Pepohonan hadir disetiap tepi jalan. Rindang, sejuk dan segar udaranya. Sebuah oase ditengah gedung pencakar langit yang menjulang. Lingkungannya bersih dari sampah, bahkan sulit menemukan serakan sampah.

    Lantas, kemana perginya sampah?

    Selengkapnya

    Mentari pagi keluar dari peraduannya, memberikan secercah harapan untuk jemuran yang tak kunjung kering. Memang sudah tiga hari kemarin hujan turun tanpa pamit, sehingga tak memberi celah bagi mentari untuk bersinar. Belakangan ini cuaca di Jakarta dan sekitarnya sering tidak menentu. Kerap kali terjadi pada siang hari terik matahari menyengat, namun sore harinya hujan turun cukup lebat. Nampaknya Iklim berubah sesuka hati, terlalu sulit untuk ditebak.

    Di tengah persoalan perubahan iklim yang tidak menentu, ternyata ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan menjadi salah satu faktor penyebab permasalahan ini. Sangat memprihatinkan memang, melihat masyarakat yang masih saja membuang sampah sembarangan dan tidak peduli dengan lingkungan. Perubahan iklim yang terjadi sekarang ini tentu bukan persoalan biasa, ini menyangkut keberlangsungan hidup anak cucu generasi masa depan.

    Perkembangan sampah di Indonesia  (Source: idntimes.com, kompas.com)
    Bicara soal sampah tentu tidak akan ada selesainya. Setelah sampah dibuang tentu akan ada sampah yang baru, begitu seterusnya. Bahkan sampai dengan detik ini, sampah masih saja menjadi permasalahan berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Dilansir dari portal berita bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengatakan, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia yang dibuang ke laut. Tentunya ini sangat miris sekali melihat tingkat kepedulian masyarkat yang sangat rendah terhadap lingkungan.

    Menilik Masyarakat Peduli Lingkungan

    Seketika terlihat bebeda dengan kampung yang satu ini. Masyarakatnya terlatih untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Slogan “buanglah sampah pada tempatnya” kini bukan hanya sebatas himbauan, tetapi sudah melekat dalam jiwa di setiap masyarakatnya. Kampungnya bersih dari sampah, baik itu sampah organik maupun sampah anorganik. Bisa dibilang sangat sulit menemukan ceceran sampah ketika berada di wilayah ini. Hal inilah yang menggelitik hati saya untuk berkunjung ke Kampung Berseri Astra (KBA) Rawajati RW 03 Kelurahan Rawajati, Kecamatan pancoran, Jakarta Selatan.
    KBA Rawajati Jl. Zeni AD IV RT 005 RW 03 Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan (Foto: dokpri)
    Di pagi yang cerah dengan mengendarai kuda besi, saya berniat menyempatkan diri untuk menengok kampung hijau yang digadang-gadang menjadi oase ditengah padatnya gedung pencakar langit di Jakarta. Sebelumnya saya sudah menghubungi Ibu Sylvia Ermita selaku Ketua Pengurus dari Kampung Berseri Astra Rawajati untuk berkunjung ke lokasi. Ternyata hanya tigapuluh menit dari rumah menuju lokasi jika dilihat dari peta melalui smartphone.

    Sesampainya di perkampungan saya pun menyusuri jalan yang setiap ruasnya ditanami pohon-pohon. Saya semakin yakin bahwa ini pasti jalan menuju kampung hijau itu. Dalam hati saya berbisik, ternyata masih ada kampung hijau ditengah padatnya pemukiman tak bercelah di Jakarta. Sambil menikmati suasana yang sejuk, segar, rindang dan penuh dengan pepohonan, tak terasa saya sudah ada di depan gerbang KBA Rawajati. Nampak juga seorang Ibu yang sedang menyapu dedaunan kering.

    “Permisi Bu, saya mau bertemu dengan Ibu Sylvia Ermita, apakah sudah datang?” Tanya saya kepada seorang Ibu yang sedang menyapu jalanan tadi. “Sudah mas, silahkan masuk kedalam” Jawab Ibu tersebut diiringi senyum dan mempersilahkan saya masuk. Dengan mendekap sapu ditangannya, Ibu yang kerap dipanggil “Bu Ida” itu mengantarkan saya menuju posko bank sampah untuk menemui Ibu Sylvia.

    Lokasi Bank Sampah Percontohan Rawajati (dok. pribadi)
    Lima langkah dari pintu masuk tampak mesin pengurai kompos beserta gunungan sampah organik tepat berada disebelah kiri saya, sedangkan disebelah kanan saya terdapat ruang terbuka dengan atap tertutup yang berisi berbagai macam jenis tanaman obat dan sayur-mayur. Sepuluh langkah kedepan saya melihat mesin pencacah sampah anorganik diiringi sampah botol yang tersusun rapi. Hingga tujuh langkah kaki menapak, akhirnya saya bertemu dengan Ibu Sylvia.

    “Mas Adhi ya? kok pagi-pagi banget mas” Sapa Bu Sylvia. Mumpung tidak hujan, sengaja saya menyempatkan diri untuk berkunjung di pagi hari, saya berharap bisa melihat aktivitas yang dilakukan masyarakat di sekitar kampung. Tidak lama kemudian Bu Sylvia memberikan brosur hijau yang berisi sejarah singkat Bank Sampah Rawajati berserta proses pengolahan yang dilakukan. Nampaknya Bu Sylvia mengerti maksud kedatangan saya untuk mengulas lebih banyak tentang keberadaan Kampung Berseri Astra Rawajati ini.

    Saya pun melanjutkan sebuah pertanyaan singkat, “Bagaimana sih Bu, awal terbentuknya KBA Rawajati ini?”. Ibu Sylvia menjelaskan, sebelum terbentuknya KBA Rawajati muncul gagasan dari seorang warga yang ingin kampung di Rawajati ini memiliki ikon tersendiri. Dari ikon inilah yang nantinya menjadi ciri khas atau daya tarik masyarakat pada umumnya untuk berkunjung. Diinisiasi ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan warga sekitar, terbentuklah gerakan cinta lingkungan dengan memilah sampah organik dan anorganik. “Sampah organiknya kita jadikan kompos tanaman, dulu ada warga yang punya komposer dan sampah anorganiknya kita jual ke pemulung” jelas Bu Sylvia.

    Gerakan Cinta Lingkungan melahirkan Bank Sampah Percontohan

    Bank Sampah Percontohan Rawajati (dok. pribadi)
    Kegiatan peduli lingkungan di lingkungan RW 03 Rawajati nampaknya tak hanya sekedar lintas semangat, bahkan sampai dengan saat ini gerakan cinta lingkungan masih terus dilakukan. Bisa dibilang tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sudah tidak perlu lagi diragukan. Aksi nyata untuk memilah sampah organik yang kemudian diolah menjadi pupuk kompos ternyata sudah dilakukan sejak tahun 2002. Namun kendala tentu ada, sampah organik telah menemukan alur prosesnya menjadi pupuk kompos, lantas bagaimana dengan sampah anorganik?

    Permasalahan sampah anorganik sempat menjadi wacana ibu-ibu PKK, namun saat itu belum sempat terfikirkan tentang bank sampah, kendala saat itu karena memang tempatnya yang tidak ada. Pada tahun 2008, melihat perkembangan bank sampah yang mulai banyak dilakukan oleh beberapa wilayah, akhirnya ibu-ibu PKK berinisiasi untuk mencarikan tempat dan mulai menerapkan bank sampah di wilayah RW 03 Rawajati.

    Pada tahun 2010 diresmikanlah Bank Sampah Rawajati oleh camat Pancoran, kemudian disusul pada Januari 2011 diresmikan kembali Bank Sampah Percontohan Rawajati oleh Ibu Sri Hartati -Istri dari gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo- lantaran keberadaan Bank Sampah Rawajati menjadi pelopor di Jakarta dan diharapkan mampu menjadi penggerak bank sampah di wilayah lainnya.

    Bank Sampah dan Kemana Perginya Sampah

    Tong Sampah disetiap sudut Kampung Berseri Astra Rawajati (dok. pribadi)
    Bank Sampah Percontohan Rawajati merupakan bank sampah tertua yang ada di Jakarta. Keberadaanya setidaknya telah meminimalisir tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir yang berada disetiap sudut kota. Mungkin bisa kita bayangkan, berapa banyak lagi tumpukan sampah yang akan terus tertumpuk jika tidak ada pengolahan sampah. Slogan “Reduce, Reuse, Recyle” dari papan yang digantung, menjadi langkah yang harus dilakukan pengurus Bank Sampah Rawajati untuk terus berbuat dan menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

    Kemana perginya sampah? pastinya jawabaan atas pertanyaan itu ada pada Bank Sampah Percontohan Rawajati. Sejatinya sampah organik, maupun anorganik semua bisa diminimalisir dengan langkah dan aksi peduli lingkungan yang tak luput dari dukungan warga sekitar. Melalui gerakan peduli lingkungan yang diinisiasi oleh ibu-ibu PKK, terbentuklah aktivitas seperti mengubah sampah organik menjadi kompos, mendaur ulang plastik menjadi lebih bernilai dan menyulap koran menjadi kerajinan menarik.

    Mengubah Sampah Organik menjadi Kompos

    Pengolahan sampah organik menjadi kompos (dok. pribadi)
    Setelah ngobrol panjang lebar di posko bank sampah, Bu Sylvia mengajak saya keluar untuk melihat lingkungan Bank Sampah Percontohan Rawajati ini. Langkah kami menuju ke lokasi pembuatan pupuk kompos yang digunakan untuk mengolah sampah organik. Kalau sebelumnya sampah organik dibuang ke dalam tong sampah dan berakhir di tempat pembuangan akhir. Lain halnya dengan sekarang, setelah adanya bank sampah dengan didukung mesin pencacah kompos, sampah-sampah daun atau organik bisa diproses di area bank sampah ini.

    “Biasanya setiap hari petugas kebersihan (PPSU) setor sampah daun-daun kering yang ada ditaman situ, kalau warga sih biasanya hari libur, sabtu atau minggu” Jelas Bu Sylvia. Gerakan peduli lingkungan dari memilah sampah organik yang dijadikan kompos ternyata menjadi sorotan Sudin Kebersihan Jaksel dan kemudian memberikan bantuan mesin pencacah kompos seperti yang ada diarea pengolahan kompos. “Mesin pencacah ini juga sumbangan dari Sudin Kebersihan Jakarta Selatan” Ujar Bu Sylvia.

    Mengaduk sampah organik yang siap menjadi kompos (dok. pribadi)
    Melihat Bu Sylvia yang sedang menyirami gunungan sampah organik, saya pun mencoba untuk mengolah sampah organik dengan menggunakan sekop yang ada disekitar pengolahan. Dengan tenaga yang kuat, saya pun mulai membolak-balikkan sampah tersebut layaknya mengaduk adonan kue. Seketika terdengar bunyi ledukan dari dalam sampah, saya pun kaget terkejut. “Nah itu mas, sampah organik ini di dalamnya mengandung gas metana”, Jelas Bu Sylvia.

    Dari informasi yang saya dapatkan gas metana itu jauh lebih bahaya dari pada karbondioksida terhadap lapisan ozon. Jadi kalian bisa bayangkan berapa banyak gas metana yang dihasilkan oleh tumpukan sampah yang ada di TPA, pastinya ini berdampak juga terhadap perubahan iklim yang sekarang kita alami. Tentunya Bank Sampah Percontohan Rawajati sudah berkontribusi mengurangi tumpukan sampah di TPA dengan mengurai sampai organik menjadi kompos yang bisa dimanfaatkan kembali sebagai pupuk.

    Mendaur Ulang Sampah Anorganik Menjadi Bernilai  

    Petugas Bank Sampah menimbang sampah dari nasabah (dok. pribadi)
    Ketika asyik mengaduk sampah organik, tampak seorang warga membawa karung putih masuk dan menuju arah kami. “Assalamualaikaum, mau nabung sampah Bu” Sapa Ibu berkerudung yang ternyata karungnya berisi botol plastik bekas minuman. Langsung Pak Kosim selaku pengurus Bank Sampah menghampiri Ibu tersebut. Ditimbanglah karung yang berisi botol plastik itu dengan timbangan gantung yang sudah disediakan. “Totalnya empat kilo setengah Bu” Jawab Pak Kosim sambil mencatat jumlah tersebut pada papan yang berisi laporan penerimaan sampah dari nasabah.

    Setelah Bank Sampah Rawajati diresmikan, semakin hari kian banyak warga yang berbondong-bondong membawa sampahnya untuk ditabung. Jumlah nasabah bank sampah sampai dengan saat ini sekitar 770-an orang dari 7 RW di Rawajati, pastinya yang telah tercatat dan menyetorkan sampah anorganik. Untuk gelas air mineral bersih dihargai Rp 50 per botol atau Rp 3.000 per kilogram (kg), kardus dihargai Rp 1.100 per kg, koran Rp 1.200 per kg dan barang-barang lainnya sesuai dengan harga yang telah ditentukan.

    Pak Kosim yang sibuk merapihkan sampah anorganik (dok. pribadi)
    Melihat lihat lingkungan sekitar, saya pun menanyakan mesin besar yang berada dibelakang Pak Kosim. “Nah, kalau itu mesin pencacah sampah anorganik, itu juga sumbangan dari Astra, Mas” Jawab Bu Sylvia. Peranan Astra untuk pengolahan sampah di Bank Sampah Rawajati ini, ternyata agar tidak hanya sebatas pengolahan sampah organik, tetapi dengan adanya mesin pencacah plastik tersebut bisa digunakan untuk penguraian sampah plastik agar lebih memiliki nilai jual dan dapat dengan mudah didaur ulang kembali.
    Bersama Pak Kosim memilah sampah anorganik (dok. pribadi)
    Saya pun mulai menghampiri Pak Kosim yang sedang memilah sampah. Nampaknya saya mulai tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang sampah. Saya pun menanyakan kepada Pak Kosim, alasan kenapa sampah plastiknya harus di pilah-pilah, antara yang botol dengan yang gelas, antara yang berwarna dengan yang transparan, padahalkan sama-sama plastik. “Harus dipisah-pisah Mas, soalnya jenis plastiknya beda-beda, kalau yang gelas kemasan harganya lebih mahal dari yang berwarna”Jawab Pak Kosim.

    Walaupun usianya tidak muda lagi, namun semangatnya melayani setiap nasabah yang datang perlu diacungi jempol. Rasa kepeduliannya terhadap lingkungan tercermin dari pekerjaanya yang tidak terlepas dari sampah. Mulai dari memilah sampah, menghitung timbangan sampah dari setiap nasabah, mencacah sampah agar bisa didaur ulang hingga merapihkan plastik menjadi susunan yang tertumpuk rapi.

    Ternyata sampah anorganik atau plastik bekas kemasan yang selama ini sering kita abaikan, jika dikumpulkan atau ditabung melalui bank sampah, hasilnya lumayan juga. Bahkan ada dari nasabah yang jumlah tabungannya mencapai angka dua juta rupiah. Angka ini tentu sangat fantastis melihat sampah yang tidak berarti sama sekali, berubah bernilai ketika kita peduli terhadap lingkungan. Sampah pun bisa berubah menjadi berkah.

    Menyulap Koran Bekas menjadi Kerajinan Menarik

    Koran Bekas jadi Kerajinan menarik (dok. pribadi)
    Setelah hampir berjam-jam saya memilah sampah bersama Pak Kosim, saya pun kembali ke dalam posko bank sampah. Disana saya melihat Bu Sylvia sedang asyik menyusun bulatan kertas yang terbuat dari koran bekas. Sesekali Bu Sylvia memotong kertas lalu menyambungnya dengan perekat kertas dengan kuatnya. Ternyata Bu Sylvia tidak sendiri, beliau ditemani oleh Bu Ida yang aktif dibidang kreativitas. Saya pun masuk kedalam dan melihat-lihat proses pembuatan karya unik yang hasilnya terpampang di etalase.

    Tak lama kemudian saya ditantang oleh Bu Ida untuk membuat kerajinan dari koran bekas. Kelihatanya sih sangat mudah, tetapi setelah saya mencobanya ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Banyak gulungan kertas yang saya lakukan lebih pendek dari biasanya, bahkan ada gulungannya yang kurang rapat. Kemudian Bu Ida yang merupakan anggota dari perkumpulan ibu-ibu PKK, mulai mengajari saya teknik menggulung koran yang nantinya sebagai bahan pembuatan mangkok, alas minum, tempat pensil ataupun nampan yang semuanya itu terbuat dari bahan koran bekas.

    Bersama Bu Ida dan Bu Sylvia membuat kerajinan dari koran bekas (dok. pribadi)
    Sekilas memang hasilnya terlihat seperti kerajinan yang terbuat dari kayu, tapi siapa sangka bahwa kerajinan ini ternyata berasal dari koran bekas. Tampilannya tidak hanya seperti kayu, bahkan kerasnya kerajinan ini jika dipegang tentu kita semua akan beranggapan bahwa ini adalah kayu. Ternyata ada teknik khusus yang digunakan agar bahan yang gampang melekuk ini bisa keras dan awet seperti kayu. Mulai dari proses penggulungan hingga membuat lingkaran dari koran ini semua harus dilakukan dengan rapat dan tanpa celah, baru kemudian hasil akhirnya di lapisi dengan cairan lem dan kemudian ditimpa dengan cat pernis yang biasa digunakan pada kayu.

    Kerajinan ini juga kerap diikutkan dalam pameran diberbagai tempat, bahkan stan KBA Rawajati yang paling dipadati lantaran hasil kerajinannya yang unik dan menarik. Hasilnya penjualannya pun lumayan laku keras, sehingga pendapatannya bisa digunakan kembali untuk biaya operasional.

    Berbagai kerajinan unik yang terbuat dari koran bekas dan kemasan (dok. pribadi)
    Perlu kita ketahui juga ternyata kerajinan yang terpampang dibalik kaca etalase tidak hanya terbuat dari koran bekas saja, melainkan dari bungkus pewangi yang bisa dijadikan hiasan bunga, bungkus kopi yang disulap menjadi tas atau tempat tisu. Ada juga kerajinan yang menarik perhatian saya yang berbentuk rumah panggung miniatur dan masjid, selidik punya selidik ternyata terbuat dari kertas HVS. Tentu ini menjadi karya menarik yang ternyata dapat dijual dengan harga yang relatif sesuai dengan proses pengerjaanya yang sulit dan memakan waktu lama.

    Memupuk Generasi Peduli Lingkungan melalui PAUD Bunga Jati

    Gedung PAUD Bunga Jati yang dipersembahkan Astra (dok. pribadi)
    Keluar dari pintu masuk bank sampah, terdapat gedung fasilitas terpadu masyarakat yang selain digunakan untuk PAUD Bunga Jati juga dimanfaatkan sebagai Posyandu dan perkumpulan ibu-ibu PKK. Harapnya dengan adanya gedung ditengah perkampungan hijau, selain sebagai sarana belajar juga untuk memupuk dan mengenalkan pada anak gerakan peduli lingkungan sejak dini.

    Gedung ini juga merupakan persembahan dari Astra dalam salah satu pilarnya yaitu pendidikan. Tujuannya tentu untuk mensejahterakan masyarakat dengan membangun fasilitas dan sarana pendidikan. “Peran Astra tidak hanya menyumbang mesin pencacah sampah anorganik saja Mas, tetapi juga membangun gedung ini” kata Bu Sylvia sambil menunjuk gedung yang bercorak adat betawi.

    Fasilitas bermain di depan gedung terpadu (dok. pribadi)
    “Gedung ini setiap harinya digunakan untuk PAUD dari senin sampai jumat, kadang kalau sabtu juga suka ada agenda. Selain buat saranan pendidikan kadang juga sarana kesehatan seperti posyandu, pemeriksaan kesehatan gratis dan lain lain” Kata Bu Sylvia. Gedung ini juga dilengkapi dengan fasilitas bermain, tampak beberapa anak sedang asik bermain di depan gedung.

    Dibalik Penghargaan dan Peranan Astra

    Penghargaan Bank Sampah Terbaik se-DKI (dok. KBA Rawajati)
    Ada hal yang sangat menggembirakan pastinya, ketika Bu Sylvia menunjukkan foto bersama gubernur DKI Jakarta Periode 2017- 2022, Anies Rasyid Baswedan pada acara penganugerahan Bank Sampah Terbaik se-DKI Jakarta. Tentunya ini menjadi sebuah apresiasi yang patut diberikan atas jeripayah pengurus bank sampah beserta warga RW 03 Rawajati yang selama ini turut serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan hijau.
    Dinobatkan Sebagai Kampung Proklim Utama (dok. KBA Rawajati)
    Dan yang tak kalah terharunya, ketika Kampung Berseri Astra Rawajati RW 03 Kelurahan Rawajati, Kota Jakarta Selatan dinobatkan sebagai katagori Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama. Sebuah program yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Jadi patut berbangga dengan pencapaian yang ditorehkan oleh KBA Rawajati atas prestasinya.

    Apresiasi ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan warga yang tidak sia-sia menggaungkan gerakan cinta lingkungan. Kegembiraan warga tentunya menularkan energi positif bagi diri saya untuk selalu peduli terhadap lingkungan kapan pun dan dimana pun saya berada. Saya sungguh bangga dengan kegigihan ibu-ibu PKK yang selalu memberikan ide, pengurus KBA Rawajati yang setia selalu melayani masyarakat dan semangat warga yang tak pernah padam untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari sampah.

    Pencapaian ini tentu tidak terlepas dari peranan PT. Astra International Tbk yang terus memberikan kontibusi berkelanjutan dalam empat pilarnya yang mencakup pendidikan, kesehatan, lingkungan dan kewirausahaan sebagai pondasi dalam program CSR-nya. Dengan ini tentunya Astra akan lebih fokus lagi pada pembinaan Kampung Berseri Astra lainya, Untuk Indonesia Hijau.

    “Astra tentunya telah berperan banyak terhadap KBA Rawajati, Mas. Mulai dari sumbangan mesin pencacah, pembangunan gedung serbaguna, pelatihan kerajinan dari barang bekas, pelayanan kesehatan seperti posyandu dan pemeriksaan kesehatan gratis, sampai yang terakhir yaitu mengganti atas ruang taman yang sebelumnya sudah mulai bocor” Ujar Bu Sylvia.

    Harapanya semua bisa terinspirasi dengan adanya Kampung Berseri Astra Rawajati untuk menciptakan lingkungan hijau dan bersih dari sampah. Dan semoga Astra selalu menjadi panutan dalam membangun Negeri.

    Semangat Indonesia, Lingkungan Hijau Bebas Sampah…